in

Kepo atau Peduli? Jangan Salah Membedakannya

Pilih teman curhat dengan bijak, yuk.

beda kepo dan peduli
Foto; freepik

Ngobrolin.id — Ketika sedang dilanda masalah, pasti menyenangkan ada tempat bercerita. Teman atau kerabat seringkali menawarkan pundak dan telinga untuk berbagi kisah. Tak segan, bahkan ada beberapa yang mengajukan diri untuk bertanya. Eits, jangan salah membedakannya, ya. Nggak semua orang ternyata peduli dengan masalah kita, lho. Beberapa cuma kepo pada apa yang terjadi. Lantas, apa beda kepo dan peduli?

Orang yang kepo dengan masalahmu tentu hanya akan hadir saat kamu dalam masalah. Alih-alih menyelesaikan permasalahanmu, mereka sebenarnya hanya ingin bertanya. Mulai dari penyebab sampai rincian kronologi tak lepas dari keingintahuan mereka.

Hal ini tentu berbeda dengan orang yang benar-benar peduli denganmu. Mereka akan segera mencari tahu kabar begitu merindukanmu. Bahkan, mereka bisa menghubungimu tanpa ada masalah terlebih dahulu.

Mengetahui orang yang kepo dan peduli ini dari segi gestur yang ia tampakkan saat mendengarkan ceritamu. Mereka tidak akan benar-benar memelukmu untuk membuatmu merasa lebih baik. Mereka juga akan protes jika ceritamu terpotong.

Alih-alih mencoba membuatmu merasa lebih baik, orang kepo justru akan membuatmu merasa lebih buruk. Saran atau ucapan yang mereka katakan, akan membuat perasaanmu semakin tak keruan.

Jika kamu mencari jalan keluar, bercerita kepada orang kepo jelas bukan solusinya. Mereka tidak akan fokus terhadap solusi, mereka justru mencari celah untuk balik menyalahkanmu. Atau lebih buruk, setiap detail yang kamu ceritakan akan menjadi bahan omongan dia dan temannya. Duh, gawat banget, kan?!

Terakhir, kamu bisa mencari tahu perbedaan antara temanmu yang kepo dan peduli adalah dengan memberi plot twist atas apa yang terjadi dengan masalahmu. Jika dia benar-benar peduli, temanmu akan turut berbahagia jika masalahmu selesai dengan baik.

Jika niat awalnya hanya kepo semata, mereka akan kecewa saat kamu berhasil menyelesaikannya dengan baik. Mereka akan mencari celah untuk menjatuhkan dan membuatmu menyesal dengan langkah yang kamu ambil.

Guys, terkadang saat tertimpa musibah kita memang butuh bantuan teman bercerita. Namun, memiliki tempat bercerita yang tepat juga merupakan sebuah keharusan. Jangan sampai orang yang kita percaya justru membuat mental semakin down dengan komentar-komentar negatifnya.

Selain itu, kita juga harus berhenti menjadi orang kepo. Jika memang benar-benar peduli, lakukan dengan tulus dan ikhlas, ya. Jika tidak, lebih baik hindari sifat ini karena bisa merugikanmu di masa datang.

Tetap semangat ya!

penyakit yang disebabkan oleh tikus

Waspada! Penyakit Ini Disebabkan oleh Tikus

belajar bahasa asing

Belajar Bahasa Asing, Mudah dan Gratis dengan Cara Ini