in

Lakukan Ini Saat Anak Marah

anak marah
Foto: pexels

Ngobrolin.id — Saat anak marah, terkadang sebagai orang tua kita justru ikut tersulut emosinya. Padahal, bisa jadi marahnya anak tersebut karena ketidakmampuannya mengungkapkan keinginan. Beberapa hal ini bisa Moms lakukan jika mendapati anak marah.

Dengarkan dengan sepenuh hati. Pastikan seluruh tubuh menghadap anak yang sedang marah tersebut. Lakukan kontak mata dan berikan sentuhan lembut pada tangannya. Hal ini mengakibatkan anak merasa dianggap keberadaannya.

Beri tanggapan namun tidak terlalu panjang. Simpan dulu emosi yang belum tersalurkan. Lebih baik, beri tanggapan berupa kata singkat seperti mengungkapkan ekspresi seperti, “Ooo”. Alih-alih memberi nasihat, jika Moms berbicara dalam kalimat yang panjang justru akan semakin merusak mood-nya.

Berikan nama untuk perasaan anak. Anak kecil belum mampu mengungkapkan keresahan yang ia alami. Sering kali, ia merasakannya namun tak tahu. Beritahukan apa yang ia rasakan dengan menggunakan analogi seperti gunung meletus, gemuruh ombak, dan sebagainya.

Sebut tingkah laku anak, lalu kaitkan dengan perasaannya. Jika anak melakukan tindakan tidak wajar seperti menendang atau membanting barang, bisa jadi dia sedang marah. Konfirmasi tindakan tersebut dengan bertanya dan mengaitkannya dengan pertanyaan apakah ia sedang marah.

Jika emosi yang dirasakan anak sudah cukup reda, lakukan penyelesaian konflik bersama. Jangan ambil keputusan sendiri. Pun, jangan biarkan anak melakukan sendiri apa yang ingin dia lakukan. Bicarakan baik-baik, ya.

Beri anak waktu untuk mengekspresikan emosinya. Beri kesempatan jika ia ingin menangis, tapi lakukan juga pendekatan agar ia tidak melakukan tindakan merugikan seperti membanting pintu, merusak barang, atau melukai dirinya sendiri.

Bila mulai tersulut emosi, sebaiknya kita berpisah terlebih dahulu. Lebih baik menjaga jarak daripada mengeluarkan emosi di depan anak secara langsung.

Saat sudah mulai tenang, baru lakukan kontak fisik dengan anak. Bisa dengan memeluk, menyentuh bahu, dan sebagainya. Jika anak menolak, sebaiknya jangan dilakukan. Cukup mendekat secara fisik kepada anak.

Berikan solusi lain untuk mengalihkan emosi anak. Misal ia tidak suka dengan pakaian barunya dan merasa marah. Beri pengertian untuk mengungkapkan emosinya secara baik-baik, alih-alih langsung menunjukkan ketidaksukaannya dengan cara marah.

Yang paling penting, orang tua harus bisa memberinya contoh sebelum memberikan berbagai nasihat kepada anak.

mengatasi morning sickness

Tips Mengatasi Morning Sickness pada Ibu Hamil

istilah di startup

Psst… Ini Arti Istilah-istilah di Dunia Startup