in

Lantang Nyaring Teriakan: Lawan Pembajakan Buku!

Jangan beli buku bajakan, ya!

Pembajakan buku
Foto: freepik

Ngobrolin.id — Dunia perbukuan belum lepas dari namanya pembajakan. Sudah bukan rahasia lagi pembajakan buku sejak lama ada dan penyelesaiannya belum pernah tuntas hingga kini. Geram, akhirnya dua belas Konsorsium Penerbit Jogja (KPJ) melaporkan tindak pidana pembajakan buku ke pihak berwajib.

Dua belas penerbit tersebut adalah CV Gava Media, Media Pressindo, Pustaka Pelajar, CV Pojok Cerpen, TP Gradamaya Cipta Sejahtera, PT Galang Media Utama, PT LkiS Pelangi Aksara, Penerbit Ombak, PT Bentang Pustaka, CV Kendi, CV Relasi Inti Media, dan CV Diva Press.

Sejumlah advokat dari Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) Yogyakarta melalui Pusat Bantuan Hukum (PBH) Ikadin Yogyakarta bersama para perwakilan penerbit mendatangi Polda DIY pada Sabtu (21/8).

Mereka membawa rincian kasus yang hendak digulingkan. Utamanya, masalah intelektual hak cipta berupa pembajakan buku berlisensi. Tak hanya buku yang sudah ada di pasaran, pembajakan bahkan terjadi pada buku yang belum dijual luas di toko-toko buku.

Hal ini tentu saja merugikan banyak pihak. Pertama, pihak penerbit mencakup karyawan di dalamnya, selaku yang menerbitkan buku-buku tersebut. Kedua, penulis yang notabene telah bersusah payah menghasilkan karya. Ketiga, merugikan para pembaca sebab buku hasil bajakan memiliki kualitas rendah.

Bagi sebagian orang, pembajakan yang sebenarnya tak wajar ini sudah dianggap lumrah. Ribuan buku berjajar dan dipajang dengan percaya diri di kios-kios Shopping Center, Yogyakarta. Kios-kios tersebut merupakan lapak buku murah, yang diketahui juga menjual banyak buku bajakan.

Buku yang dibajak pun tidaklah main-main. Para penulis ternama yang seharusnya mampu memperoleh royalti dari hasil karyanya pun terpaksa tak mendapat imbalan apa pun. Sebut saja nama-nama besar mulai dari Pramoedya Ananta Toer dan Joko Pinurbo, hingga penulis muda Fiersa Besari dan Eka Kurniawan. Buku-buku ternama mereka dijual dengan harga yang sangat murah dibanding harga yang dibandrol di toko buku.

Laporan yang diajukan pun diterima oleh Polisi setempat dengan surat laporan No. LP/0634/VIII/2019/DIY/SPKT. Isi dari surat tersebut kurang lebih menyatakan Polda DIY telah menerima laporan dari pihak KPJ, serta terdapat lampiran judul buku yang dibajak.

Sebagai pembaca yang baik, yuk mulai peduli dengan aksi pembajakan. Kita harus berteriak lantang untuk menolak pembajakan buku. Lebih baik, beli buku original yang memiliki kualitas baik dan dapat membuat para penulisnya lebih semangat berkarya.

Tak perlu jauh-jauh ke toko buku, kini kamu bisa berbelanja buku secara online di bukularis.co.id dengan jaminan buku original dan banyak potongan harga yang bisa kamu dapat.

fenomena langit

Fenomena Langit Bulan September, Catat Tanggalnya

lagu Avril Lavigne

Yuk, Nostalgia dengan Lagu-lagu Hits Avril Lavigne