in , ,

Masker Scuba Dilarang di KRL, Kenapa Ya?

Ternyata alasannya untuk kesehatan juga kok!

masker scuba
foto: unsplash

Ngobrolin.id — Di tengah pandemi Covid-19, banyak bermunculan model masker yang sering digunakan oleh masyarakat untuk beraktivitas di luar ruangan, salah satunya di transportasi publik. Namun, tahukah kamu saat ini penggunaan masker scuba dilarang untuk pengguna KRL.

PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI) mengeluarkan beberapa peraturan baru mengenai masker yang digunakan oleh pengguna yang ingin naik Kereta Rel Listrik (KRL). Pengguna dilarang menggunakan masker seperti scuba, buff, atau kain tipis untuk menutupi mulut dan hidung.

Pelarangan tersebut berfungsi untuk mencegah penularan droplet atau cairan yang masih bisa dikeluarkan dari penggunaan masker yang berbahan tipis.

Para pengguna KRL disarankan menggunakan masker kain yang setidaknya memiliki dua hingga tiga lapisan. Semakin rapat benang pada masker kain yang kamu kenakan, akan semakin efektif mencegah penularan.

Penggunaan masker kain memiliki tingkat efektivitas mencapai 50—70 persen. Sementara, masker scuba dan buff hanya sebesar 0—5 persen, sangat berbanding jauh, ya!

Banyak masyarakat yang mengenakan buff sebagai masker. Buff terbuat dari kain katun atau sintetis, banyak orang yang menyukainya karena terasa ringan, lembut, serta elastis. Nyatanya, buff merupakan masker yang paling tidak efektif mencegah transmisi virus Covid-19.

Bahkan, bahaya mengenakan buff lebih tinggi dibandingkan orang yang tidak mengenakan masker. Sebab, buff justru membuat droplet jadi semakin berkembang di udara. Jadi, sebaiknya gunakan masker yang benar saja, ya! Buff sebaiknya digunakan hanya pada saat kamu mengendarai motor.

Sementara, scuba terbuat dari kain berserat yang lembut dan halus. Ketebalan masker scuba rata-rata hanya 1—3 mm dengan tingkat elastisitas yang cukup tinggi, yaitu mencapai 40 persen. Oleh karena itu, penggunaan masker scuba dianggap tidak efektif karena masih bisa ditembus oleh virus dan polusi.

Kamu juga bisa mengecek efektivitas masker kain yang digunakan dengan menguji pada cahaya. Jika cahaya masih mampu menembus masker, artinya masker masih belum efektif. Semakin tebal dan padat material masker, akan semakin baik untuk mencegah penularan.

desa wisata gamplong

Desa Wisata Gamplong di Yogyakarta, Cocok Buat Kamu yang Suka Foto-foto!

hutan pelangi

Ada Hutan Pelangi di Bondowoso!