in

Mengatasi Insecure Setelah Bermain Media Sosial

insecure karena media sosial
foto: Pixabay

Ngobrolin.id — Bicara efek media sosial terhadap manusia itu seperti tidak pernah ada habisnya. Teknologi yang mampu mendekatkan yang jauh ini sering kali membuat penggunanya merasa insecure setelah menggunakannya. Sepertinya, banyak orang yang sudah pernah merasa insecure karena media sosial, termasuk Tim Ngobrolin sebagai anak milenial yang dekat sekali dengan media sosial.

Melansir dari kumparan.com, psikolog klinis dewasa, Nago Tejena, mengatakan insecure terjadi karena adanya hubungan antarmanusia. Perasaan ini muncul karena merasa terkoneksi dengan manusia yang ada di balik akun media sosial.

Nah, media sosial ini dapat melipatgandakan pengaruh hubungan tersebut kepada orang yang lebih banyak. Misalnya, kamu punya 10 teman di dunia nyata, tetapi di media sosial kamu punya 200 teman. Hal tersebut jadi membuat kamu membandingkan dengan 200 orang teman yang ada di dunia maya.

Rasa insecure karena media sosial kerap muncul karena banyak faktor, mulai dari jumlah like, followers, dan komen yang rendah hingga melihat kehidupan teman di dunia maya yang terlihat lebih indah.

Tak apa, jika kamu sedang atau pernah merasa tidak percaya diri karena media sosial. Anggap saja, rasa itu adalah pelajaran berharga yang dapat membuat kamu lebih dewasa di kemudian hari. Nah, biar rasa itu gak berlarut-larut, kamu bisa melakukan beberapa hal seperti di bawah ini untuk mengempaskan rasa insecure tersebut.

Berhenti melihat

Langkah pertama yang perlu kamu lakukan ketika perasaan sedang tidak baik adalah berhenti melihat akun yang mengganggu pikiran kamu. Jangan terus berpaku dengan perasaan negatif, kamu perlu memacu diri kamu sendiri untuk menciptakan suasana yang positif. Tinggalkan akun yang dapat memicu perasaan tersebut, cari akun-akun yang memberikan energi positif.

Rehat dari media sosial

Kalau kamu belum pernah melakukan rehat dari media sosial, sepertinya kamu perlu mencoba ketika perasaan insecure sedang menguasai diri kamu. Gak perlu langsung berbulan-bulan, kamu bisa memulainya dari langkah yang kecil seperti tiga hari atau satu minggu.

Tatap muka dengan teman di dunia nyata

Daripada waktumu hanya habis memikirkan hal-hal dari dunia maya, sebaiknya kamu gunakan waktu tersebut untuk hang out dengan teman di dunia nyata.

Nobody is perfect

Kamu harus ingat, tidak ada orang yang sempurna, termasuk teman-teman kamu di dunia maya. Jadi, kamu tidak perlu penasaran dan membandingkan hidupmu dengan teman di dunia maya.

golongan darah

Apa Benar Kepribadian Bisa Diketahui dari Golongan Darah?

3 hari untuk selamunya

3 Hari Untuk Selamanya, Ketakutan Terhadap Masa Depan