in ,

Mengenal Kinetoskop, Pemutar Film Pertama di Dunia

Apa kinetoskop itu
Foto: instagram

Ngobrolin.id — Tanggal 14 April merupakan hari yang bersejarah bagi dunia perfilman. Tepatnya 125 tahun yang lalu merupakan hari penayangan film komersial pertama di dunia. Penayangan film tersebut berada di New York, Amerika Serikat. Kejadian tersebut juga dibantu dengan kinetoskop buatan Thomas Alfa Edison. Apa kinetoskop itu?

Singkatnya, kinetoskop adalah kamera gambar hidup pertama. Ia bisa menampilkan gambar bergerak. Alat ini mampu memperlihatkan film secara individual lewat lubang kecil serupa jendela. Sebelum munculnya video, alat ini jadi standar proyeksi bioskop manapun, lho.

Pembuatan alat ini berlangsung dalam beberapa tahap. Mulai dari perencanaan, pengembangan, sampai tahap akhir pembuatan ini berlangsung lama dan rumit. Pada 20 Mei 1891, demo publik pertama bentuk dasar kinetoskop diberikan di laboratorium di New York. Musim gugur 1992, rancangan kinetoskop telah memasuki tahap final.

Kinetoskop memiliki format standar film gambar bergerak. Hingga sekarang, standar tersebut masih digunakan. Akhirnya, pada Oktober 1892, rangkaian kinestoskop pertama kali ditunjukkan secara final.

Pertunjukan film komersial yang pertama berlansung pada 14 April 1894, tepat 125 tahun yang lalu di Kota New York. Perhelatan tersebut khusus menggunakan sepuluh kinestoskop.

Tahun berikutnya, Thomas Alva Edison mulai memperkenalkan kinetopon. Alat ini memungkinkan model kinetoskop dan fonograf silinder bergabung.

Keputusan Thomas Alfa Edison untuk tidak mematenkannya menyebabkan imitasi dan improvisasi kinetoskop berkembang pesat. Alat ini juga menjadi pengaruh utama di Eropa.

Sepuluh tahun kemudian, tempat pemutaran film atau bioskop yang dijuluki Nickelodion menjamur di Amerika Serikat. Berangkat dari film singkat berdurasi kurang lebih 10 menit, film-film tersebut sudah dapat disaksikan secara komersil.

Atas jasa kinetoskop, dunia perfilman di Amerika berkembang pesat. Sejak 1920, keuntungan yang diraih Amerika dari industri perfilman jauh melampaui negara-negara lain, termasuk negara-negara di Eropa. Produksi film Hollywood tiap tahunnya bisa mencapai lebih dari 800 judul film.

Tiga puluh tahun kemudian, industri film Hollywood semakin berkembang. Perkembangan ini tak lepas dari munculnya teknologi film berwarna. Beberapa teknologi pendukung juga hadir menambah kemajuan industri film Amerika.

Bumi Manusia

Minke dan Annelies, Kisah Semasa Kolonial Belanda yang Disorot Dunia

tips traveling pakai jasa open trip

Tips Traveling Pakai Jasa Open Trip