in ,

Mengenang Sosok Yuri Gagarin, Manusia Pertama yang Ke Luar Angkasa

Yuri Gagarin
Foto: pixabay

Ngobrolin.id — Saat ini, tentu sudah banyak manusia yang pernah ke luar angkasa. Tapi, tahukah kamu orang pertama yang berhasil melewati berlapis-lapis atmosfer tersebut? Ia adalah Yuri Gagarin, seorang kosmonot asal Uni Soviet.

Yuri Gagarin lahir pada 9 Maret 1934 di Klushino, Uni Soviet. Ia terlahir dengan nama lengkap Yuri Alekseyevich Gagarin. Ia merupakan anak ketiga dari empat bersaudara.

Ayah Yuri merupakan seorang tukang kayu. Hingga Yuri berusia 7 tahun, sang ayah bergabung dengan angkatan bersenjata. Ibunya, Anna Timofeyevna merupakan seorang pemerah susu sapi.

Usai menyelesaikan sekolah teknik setingkat SMA, ia masuk ke sekolah penerbangan Orenburg. Kemudian, ia mendaftar ke Akademi Angkatan Udara Soviet dan lulus pada 1967.

Ia kemudian ditempatkan di pangkalan udara Luostari di Murmansk Oblast, berdekatan dengan perbatasan Norwegia. Daerah tersebut dikenal dengan cuacanya yang buruk untuk penerbangan.

Ketika berusia 27 tahun, ia berkesempatan untuk terbang ke luar angkasa. Kesempatan ini datang dengan tidak mudah. Ia harus mengikuti berbagai seleksi ketat untuk masuk kelompok pelatihan elit Sochi Six. Kelompok inilah yang nantinya akan diikutkan dalam program peluncuran manusia ke luar angkasa.

Dari kelompok pelatihan tadi, tersebutlah dua kandidat utama, yaitu Yuri Gagarin dan Gherman Titov. Setelah melalui seleksi tahap akhir, akhirnya Gagarin terpilih menjadi kandidat dalam misi tersebut. Ia sekaligus menjadi manusia pertama yang berada di luar angkasa selama 108 menit. Kala itu, ia terbang dengan pesawat roket bernama Vostok 1.

Kejadian tersebut tepat terjadi 58 tahun lalu, lho. Tepatnya pada 12 April 1961. Hampir dua belas lustrum berlalu, kini manusia sudah beberapa kali melakukan perjalanan ke luar angkasa, bahkan mendarat di bulan.

Atas aksi Yuri Gagarin tersebut, berbagai penghargaan telah ia kantongi. Salah satunya adalah Hero of the Soviet Union. Tak hanya dari Uni Soviet, penghargaan juga ia peroleh dari berbagai belahan dunia. Salah satunya dari Indonesia.

Presiden Soekarno pada saat mengunjungi Soviet, memberikan penghargaan berupa Medali Mahaputra kepada Yuri Gagarin. Penghargaan tersebut diberikan Bapak Proklamator kepada Yuri pada 1961.

Yuri Gagarin kemudian didaulat menjadi Deputi Direktur Pelatihan di Pusat Pelatihan Kosmonot di luar Kota Moskow. Tempat pelatihan ini kemudian diabadikan dengan menggunakan namanya. Yuri meninggal dunia pada saat mengikuti pelatihan dengan pesawat MIG-15 dekat Moskwa. Ia meninggal dalam usia yang masih muda yakni 34 tahun.

font yang sering dipakai

Font Ini Sering Dipakai Desainer Grafis, Lho

camilan sehat

Traveling? Jangan Lupa Bawa Camilan Sehat Ini Ya!