in

Mengintip Mitos di Balik Sleep Paralysis

sleep paralysis
Foto: pexels

Ngobrolin.id — Gejala sleep paralysis atau yang dalam bahasa sehari-hari sering disebut ketindihan, sering dikaitkan dengan hal-hal mistis. Mulai dari didudukin setan sampai nyawa manusia sedang tidak berada di badan. Namun, apa aja sih sebenarnya mitos di balik sleep paralysis ini?

Di Indonesia, ketindihan sering dikaitkan dengan ditindih oleh makhluk halus. Ketindihan juga dikenal dengan nama lain rep-repan atau ereup-ereup. Lain di Indonesia, lain di Cina. Negara ini mengenal sleep paralysis dengan nama gui ya shen. Mereka percaya bahwa sleep paralysis merupakan akibat dari gangguan hantu yang menekan tubuh.

Di Turki, sleep paralysis sering disebut dengan karabasan. Masyarakat Turki sendiri meyakini bahwa ada hantu yang menyerang seseorang ketika ia tertidur.

Kembali ke negara Asia, yaitu Jepang, negara yang sangat modern ini juga masih mengenal sleep paralysis disebabkan oleh makhluk halus. Kanashibari, julukan masyarakat setempat untuk fenomena tidur ini, dipercaya terjadi karena orang yang sedang tidur sedang diikat oleh makhluk halus.

Kamboja mengenal gangguan ini dengan nama pee umm atau khmaoch sangkat, yaitu suatu kondisi di mana seorang yang sedang tidur sedang bermimpi dan makhluk halus menahan dirinya. Mereka yang ditahan dalam mimpi tersebut, diminta untuk tetap tinggal di alam mereka.

Tak hanya di wilayah Asia, hubungan antara sleep paralysis dengan urusan mistis juga dikenal di tanah Amerika. Negara di Amerika Latin, tepatnya di Meksiko, menjuluki gejala yang satu ini dengan istilah se me subio el muerto. Menurut mereka, jika seseorang mengalami hal tersebut berarti arwah seseorang ada yang sedang menempel pada tubuhnya.

Kerap dikaitkan dengan hal mistis, sebenarnya apa sih kontribusi para makhluk halus tersebut dalam membuat seseorang tak bisa bergerak dalam tidurnya?

Menurut medis, sleep paralysis sendiri dapat disebabkan oleh beberapa hal. Pemicu utamanya dapat berupa stres atau seseorang sedang dalam keadaan tertekan.

Pemicu gangguan ini juga bisa disebabkan oleh jenis gangguan tidur yang lain, yakni narkolepsi. Narkolepsi sendiri merupakan suatu gangguan tidur di mana penderita dapat mengantuk dan tertidur sewaktu-waktu tanpa mengenal tempat dan kondisi.

Sleep paralysis juga bisa disebabkan oleh konsumsi obat ADHD (attention defisit hyperactivity disorder). ADHD merupakan gangguan perkembangan aktivitas motorik anak yang menyebabkan aktivitasnya meningkat. Sleep paralysis juga akibat dari konsumsi narkoba. Sementara, alasan yang paling sering digunakan adalah ketindihan terjadi karena kurang tidur.

gejala disleksia

Yuk, Mom Mulai Kenali Gejala Disleksia

tips hadapi waktu ujian terbatas

6 Tips Hadapi Waktu Ujian Terbatas