in ,

Mengintip Sejarah 5 Ibu Kota Provinsi di Kalimantan

Kota-kota di Borneo ternyata menyimpan banyak cerita sejarah

sejarah ibu kota provinsi di Kalimantan
Foto: pixabay

Ngobrolin.id — Digadang-gadang akan menjadi pengganti Jakarta di Pulau Jawa sebagai ibu kota negara, Pulau Kalimantan saat ini terdiri atas 5 provinsi. Tiap provinsi tersebut memiliki ibu kota yang sudah cukup berkembang. Penasaran seperti apa sejarah ibu kota provinsi di Kalimantan ini?

Pontianak, Kalimantan Barat

Indonesia dikenal sebagai negara yang dilalui garis khatulistiwa. Tepatnya, garis yang membelah bumi tersebut melintas di Kota Pontianak, ibu kota Kalimantan Barat. Selain Tugu Khatulistiwa, kota ini juga dikenal dengan popularitas Sungai Kapuas yang merupakan sungai terbesar di Kalimantan.

Kota yang memiliki luas 107,82 kilometer persegi ini memiliki sejarah nama yang unik. Konon, nama ‘Pontianak’ berasal dari kisah Syarif Abdurrahman, pendiri Kerajaan Pontianak, yang sering diganggu hantu kuntilanak saat menyusuri Sungai Kapuas.

Palangka Raya, Kalimantan Tengah

Presiden Soekarno pernah mencanangkan ibu kota Kalimantan Tengah sebagai ibu kota untuk menggantikan Jakarta. Salah satunya karena Palangka Raya merupakan kota dengan wilayah terluas di Indonesia, yakni mencapai lebih dari 3,6 kali luas Jakarta.

Banjarmasin, Kalimantan Selatan

Mendapat julukan kota seribu sungai, ibu kota Kalimantan Selatan ini terdiri atas 25 pulau kecil yang dipisahkan sungai-sungai. Pulau-pulau tersebut antara lain Pulau Tatas, Pulau Kelayan, Pulau Rantauan Keliling, Pulau Insan, dan lain-lain.

Nama awal kota ini adalah Banjarmasih, yang kemudian diubah oleh pemerintah Hindia-Belanda menjadi Banjarmasin. Kota ini merupakan kumpulan dari Pulau Tatas, Kuin atau daerah Banjar Lama, dan daerah sekitarnya.

Samarinda, Kalimantan Timur

Ibu kota Kalimantan Timur yang satu ini memiliki topografi yang berbukit-bukit. Di tengah-tengah Kota Samarinda juga mengalir Sungai Mahakam yang langsung terhubung dengan bagian Kalimantan pedalaman.

Dahulu, kota ini merupakan wilayah Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura. Kemudian, wilayah ini diduduki oleh Suku Banjar. Sejarah nama ‘Samarinda’ berawal dari penyebutan kata ‘sama-rendah’ karena permukaan Sungai Mahakam sama rendahnya dengan pesisir daratan kota.

Tanjung Selor, Kalimantan Utara

Masuk dalam waktu Indonesia bagian tengah (WITA), Kalimantan Utara memiliki ibu kota bernama Tanjung Selor. Berbeda dari ibu kota lainnya, hingga kini status Tanjung Selor masih berupa kecamatan yang terletak di Kabupaten Bulungan.

Tanjung Selor merupakan sebuah bandar dagang dan menjadi pusat perdagangan yang ramai. Hal ini karena wilayah Kesultanan Bulungan terletak pada jalur perdagangan internasional di wilayah timur Kalimantan.

 

drama Korea baru di Agustus

5 Drama Korea Baru di Bulan Agustus yang Wajib Kamu Tonton

kuliner khas Kalimantan Timur

10 Kuliner Khas Kalimantan Timur yang Bikin Tergiur