in , , ,

Netflix, Berawal dari Jasa Penyewaan Kaset DVD Hingga Menjadi Platform Streaming Film Terkenal

film Indonesia
foto: pixabay

Ngobrolin.id— Pasti hampir sebagian besar dari kamu kenal sama Netflix, dong. Selama pandemi COVID-19 masyarakat hanya bisa menonton film pada layanan streaming karena bioskop ditutup. Saat ini jumlah keanggotaan Netflix sudah lebih dari 200 juta, lho!

Platform yang terkenal dengan logo N berwarna merah dan latar belakang berwarna hitam ini sebenarnya sudah didirikan sejak 1998. Pada awalnya, Reed Hastings dan March Randolph kepikiran mau menyewakan DVD lewat pos. Akhirnya, mereka mulai mencoba untuk menguji konsep tersebut pada diri sendiri. Agak unik memang, mengirim pos yang berisikan kepingan DVD untuk diri sendiri.

Karena uji coba tersebut terbilang berhasil, mereka mulai meluncurkan situs Netflix.com pada 1998. Situs tersebut merupakan situs penyewaan dan penjualan DVD pertama, lho!

Pada tahun berikutnya, layanan langganan Netflix memulai debutnya dan menawarkan penyewaan DVD yang tidak terbatas bagi para anggotanya. Maksudnya tidak terbatas ialah tanpa batas waktu, biaya keterlambatan, atau batas waktu penyewaan bulanan. Mengingat saat itu masih marak jasa penyediaan DVD yang memberikan batas tenggat waktu peminjaman DVD. Kalau sudah lewat dari batas waktu tersebut, penyewa harus membayar dendanya.

Situs tersebut semakin dikembangkan. Pada 2000, Netflix mulai menampilkan sistem rekomendasi film berdasarkan penilaian para anggota. Jadi, anggota mereka tidak akan bingung untuk mencari film yang bagus karena bisa langsung melihat kolom rekomendasi tersebut.

Pada 2003, Netflix berhasil mendapatkan paten dari Kantor Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat untuk mengadakan layanan sewa berlangganan. Saat itu platform ini telah berhasil mendapatkan anggota lebih dari 1 juta orang. Jumlah keangggotaan tersebut semakin berkembang dan menjadi 5 juta orang pada 2006.

Setelah teknologi semakin canggih, pada 2007 Netflix mulai uji coba layanan streaming. Mereka bekerja sama dengan perusahaan elektronik konsumen agar bisa melakukan streaming di Xbox 360, pemutar Blu-Ray, dan decoder TV. Sistem kemitraan tersebut berkembang ke TV yang terhubung dengan internet. Maka, diterbitkanlah Netflix Culture Deck.

Pada 2010 Netflix masuk ke Kanada dan meluncurkan layanan streaming yang bisa diakses melalui seluler dan fitur menonton khusus anak-anak. Kemudian pada 2012 jumlah keanggotaannya mencapai 25 juta pengguna dan mulai berkembang di beberapa negara seperti Inggris, Irlandia, dan negara-negara Nordik.

Netflix mulai memproduksi film original pertamanya pada 2015 yang berjudul Beast of No Nation. Sementara, serial orginal non-Inggris pertamanya adalah Club de Cuerveos.

norwegia

Norwegia Bakal Buat Aturan untuk Influencer Tidak Boleh Menipu Pemirsa

vaksin moderna

Mengenal Jenis-jenis Vaksin COVID-19 di Indonesia