in

Pemanasan Global, Hewan Langka Ini Diambang Kepunahan

Hewan ini sedang berjuang agar tetap lestari. Yuk bantu dengan melindungi bumi

hewan langka
Foto: freepik

Ngobrolin.id — Pemanasan global ternyata berdampak buruk pada nasib hewan langka. Suhu bumi yang terus memanas membuat hewan-hewan ini tidak lagi hidup dengan pola yang sama seperti nenek moyangnya. Inilah hewan-hewan langka yang terancam punah akibat pemanasan global.

Hewan langka pertama yang diambang kepunahan akibat adanya pemanasan global adalah penguin. Burung yang satu ini memiliki habitat asli di kutub selatan. Seiring dengan naiknya suhu bumi, habitatnya pun kian menyempit. Bukan tidak mungkin bila suhu global terus memanas dengan kecepatan stabil, pada 2100 kelak populasi penguin akan berkurang hingga 80 persen.

Selain kutub selatan, kutub utara juga terdampak utama dari berubahnya suhu bumi secara drastis ini. Di sini, tinggallah beruang kutub sebagai binatang berhabitat asli kutub utara. Selain kehilangan habitat, beruang kutub juga kesulitan mencari mangsa seperti ikan dan anjing laut.

Hewan langka berikutnya yang juga diambang kepunahan adalah rubah arktik. Rubah dengan bulu putih yang menyelimuti tubuhnya ini dapat hidup hingga suhu lingkungan -45 derajat Celcius, lho. Warna bulunya yang putih juga membantunya berkamuflase dengan salju. Kini, keselamatan mereka terancam karena predator semakin mudah mengenalinya.

Anjing laut juga termasuk dalam daftar hewan langka. Anjing laut sangat bergantung pada es untuk tinggal dan berkembang biak. Es ini digunakan untuk membuat sarang.

Kini, masih ada 250 ribu spesies anjing laut di alam. Namun, bila suhu lingkungan terus meningkat dan es bumi semakin menipis, anjing laut yang rentan terserang parasit dan patogen saat laut menghangat ini juga akan terancam punah.

Di dalam air, kita akan bertemu dengan ikan badut yang popularitasnya melejit sejak film Finding Nemo tayang beberapa tahun lalu. Ikan badut ini berhabitat di terumbu karang. Seiring dengan pemanasan global, kini banyak terumbu karang yang sudah rusak karena tingginya kadar karbon dioksida. Tanpa habitat yang mendukung, ikan badut terancam mengalami kepunahan.

Yuk, mulai jaga lingkungan agar para hewan ini dapat diselamatkan. Kita bisa memulainya dengan menerapkan gaya hidup 5R, yaitu reduce, reuse, recycle, refuse, dan rot.

 

mengatasi tempat kerja penuh tekanan

Tempat Kerjamu Penuh Tekanan Tetapi Kamu Masih Bertahan? Lakukan Ini

mencegah kertas buku menguning

Cegah Kertas Buku Menguning dengan Trik Sederhana Ini