in

Psst… Ditemukan Anak Elang Jawa di Taman Nasional!

elang jawa di Taman Nasional
Foto: pixabay

Ngobrolin.id — Elang jawa atau Nisaetus barteisi dikenal sebagai salah satu spesies burung yang sangat langka. Burung ini konon menjadi cikal bakal lambang negara kita, lho. Identik dengan burung garuda, ternyata baru saja ditemukan anak elang jawa di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat.

Sejak 1992, burung elang jawa memang ditetapkan sebagai maskot satwa langka Indonesia. Sebaran elang ini sendiri hanya di Pulau Jawa, mulai dari Taman Nasional Ujung Kulon di bagian barat Pulau Jawa, hingga Semenanjung Blambangan Purwo di ujung timur.

Elang jawa menyukai daerah hutan hujan tropis yang selalu hijau. Ia bisa ditemukan di hutan-hutan bawah pegunungan hingga ketinggian 2.200 mdpl. Biasanya, burung ini tinggal jauh dari manusia dan senang bertenger di pohon-pohon tinggi.

Lokasi sarang anak burung yang ditemukan ini berada di dalam kawasan konservasi. Pihak Taman Nasional Gunung Gede Pangrango sangat merahasiakan lokasi ini untuk menjaga keamanan burung tersebut dari para pemburu liar.

Burung langka ini biasa bertelur pada Januari hingga Juni. Sarang dibangun dari ranting yang disusun tinggi. Sarang tersebut dapat ditemui pada ketinggian 20—30 meter di atas tanah. Bila sudah bertelur, elang jawa akan mengerami telur tersebut selama kurang lebih 47 hari sampai menetas.

Dipantau pada Kamis (18/4), anak elang yang ditemukan dalam sarang tersebut diperkirakan berusia 1—2 minggu. Karena masih sangat muda, pengamatan pun dilakukan secara berkala. Hal ini agar tidak mengganggu aktivitas aktivitas elang jawa tersebut.

Elang jawa diketahui senang menyantap berbagai satwa. Ia dengan sigap dan tangkas akan menyergap berbagai jenis burung, reptil, hingga ayam kampung. Sering kali ia juga memangsa mamalia kecil seperti tupai, kalong, musang, bahkan anak monyet.

Berdasarkan data dari Taman Safari Indonesia pada Maret 2019, dikabarkan bahwa jumlah elang jawa hingga hari ini hanya berjumlah 300—500 ekor di alam liar. Kehadiran anak elang jawa baru ini merupakan suatu hal yang dinanti-nanti, mengingat spesiesnya sedang diambang kepunahan.

Elang jawa sangat peka terhadap kerusakan lingkungan. Dengan ditemukannya anakan baru, hal ini menjadi pertanda bahwa masih ada harapan burung yang satu ini dilestarikan di alam liar. Yuk, mari kita jaga dan rawat hutan kita bersama agar hutan kita tetap lestari.

 

penyakit batuk pilek

Waspadai Komplikasi Batuk Pilek Ini

lagu-lagu Slank

Lagu-lagu Slank Ini Nggak Ada Matinya!