in

Psst… Jam Tidur Pengaruhi Diabetes

Jangan tidur malam-malam, ya

jam tidur dan diabetes
Foto: freepik

Ngobrolin.id — Gaya hidup dan kesehatan berkaitan erat. Berbagai pola hidup yang diterapkan akan berpengaruh nyata pada tingkat kesehatan seseorang. Salah satunya adalah jam tidur dan diabetes yang memiliki benang merah. Bagaimana hal tersebut bisa saling berkaitan?

Orang dengan jadwal tidur yang teratur dan juga jumlah waktu tidur yang sama setiap harinya, memiliki kecenderungan yang rendah terhadap masalah obesitas, tekanan darah tinggi, kolesterol, hingga diabetes. Hal ini pun berlaku sebaliknya.

Dikutip dari lifestyle.bisnis.com, berdasarkan peneltiian yang dilakukan Huang dan kawan-kawan, ada perbedaan yang signifikan mengenai jadwal tidur dan durasi tidur dengan metabolisme. Perbedaan jadwal dan durasi tidur bisa menyebabkan masalah metabolisme pada tubuh, yang berdampak bagi kesehatan seseorang.

Banyaknya jam tidur ini tidak bisa digantikan ke hari berikutnya. Begitu juga jam tidur tidak bisa ditambah pada hari sebelumnya. Penelitian yang melibatkan 2.003 orang ini memantau waktu dan durasi tidur, termasuk jam variasi tidur yang dialami oleh responden tersebut.

Hasil yang ditunjukkan pun cukup signifikan. Sebanyak 35 persen responden yang mengalami gangguan metabolik dan kelainan metabolisme terjadi karena jadwal dan durasi tidur yang tidak teratur. Responden pun mengalami peningkatan risiko penyakit jantung, peningkatan tekanan darah, gula darah, lemak, dan kolesterol.

Tubuh kita memiliki jadwal tersendiri dalam mengatur metabolisme. Saat jam tidur terganggu, otomatis metabolisme tubuh juga terganggu. Pola gaya hidup yang berbeda-beda, termasuk pola tidur yang berbeda, bisa memungkinkan seseorang mengalami kerusakan fungsi metabolisme.

Salah satu dampaknya adalah diabetes. Meskipun demikian, penyakit lain seperti gangguan jantung dan obesitas juga tak kalah mengintai.

Diabetes sendiri merupakan penyakit yang ditandai dengan kadar gula atau guloksa dalam darah yang sangat tinggi. Alih-alih memberikan energi, glukosa yang tidak diserap oleh tubuh ini justru menimbulkan banyak gangguan. Berbagai komplikasi penyakit bisa terjadi jika seseorang sudah mengidap penyakit diabetes ini.

Ada dua tipe diabetes. Diabetes tipe 1 dikenal sebagai diabetes autoimun, yang konon disebabkan oleh genetik dan lingkungan. Sementara, jenis yang kedua, diabetes tipe 2 merupakan tipe yang paling banyak diderita, yakni mencapai 90—95 persen dari total penderita diabetes di dunia.

Diabetes tipe 2 terjadi karena tubuh resisten terhadap insulin sehingga insulin tidak bisa dipergunakan dengan baik. Salah satu penyebab resistensi insulin adalah metabolisme tubuh yang terganggu.

game diadaptasi dari buku

Adaptasi Game dari Buku, Ternyata Tak Kalah Seru

jenis saus di seluruh dunia

Saus Unik dari Penjuru Dunia