in ,

Rangkuman Aturan Larangan Mudik 2021

Teman Ngobrolin kayanya harus lebaran di kota lagi, nih

aturan larangan mudik
foto; pixabay

Ngobrolin.id — Bulan puasa tahun ini masih sama seperti tahun kemarin, yakni dilaksanakan di tengah kondisi pandemi. Meskipun sudah ada beberapa perubahan, tetap saja mudik tahun ini dilarang. Masih banyak masyarakat yang bingung dengan aturan larangan mudik yang ditetapkan untuk 2021. Nah, berikut ini Tim Ngobrolin bakalan coba rangkum aturan larangan mudik tersebut dari berbagai sumber.

Aturan larangan mudik 2021 tertuang di dalam Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan Covid-19 No. 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah. Aturan tersebut akan berlaku dari 6—17 Mei 2021.

Selama rentang waktu aturan tersebut berlaku, yakni dari 6—17 Mei 2021, pemerintah telah menetapkan aturan pengoperasian seluruh moda transportasi, mulai dari darat, laut, udara, hingga kereta api. Berikut ini penjelasannya.

Angkutan darat

Transportasi darat yang dilarang beroperasi adalah kendaraan bermotor umum dengan jenis mobil, bus, dan mobil penumpang serta kendaraan bermotor perseorangan (kendaraan pribadi) dengan jenis mobil penumpang, mobil, bus, dan motor.

Angkutan darat yang boleh beroperasi hanya untuk orang yang bekerja atau sedang dalam perjalanan dinas yang dilengkapi dengan surat tugas dengan tanda tangan dan cap basah, kendaraan untuk kesehatan darurat, kendaraan yang mengangkut repatriasi pekerja, pemadam kebakaran, mobil barang yang tidak membawa penumpang, mobil pimpinan lembaga tinggi negara, dan kendaraan operasional petugas jalan tol.

Pengguna angkutan darat yang tidak mematuhi peraturan akan dihukum untuk putar balik, khusus untuk petugas travel atau pengangkut barang yang melanggar akan ditindak tegas oleh Kepolisian.

Angkutan laut

Angkutan laut yang diperbolehkan beroperasi adalah kapal penumpang yang melayani pemulangan tenaga kerja Indonesia, pekerja migran Indonesia, dan atau WNI yang terlantar dari pelabuhan negara perbatasan. Selain itu, kapal penumpang yang tetap diperbolehkan untuk melayani transportasi rutin ialah kapal untuk pelayaran lokasi terbatas dalam satu kecamatan, satu kabupaten atau satu provinsi, daerah perintis, daerah tertinggal, terpencil, terluar, dan perbatasan.

Kapal yang melayani transportasi antarpulau khusus TNI, Polri, ASN, dan tenaga medis serta kapal penumpang yang mengangkut logistik seperti barang pokok dan penting juga diperbolehkan.

Angkutan udara

Angkutan udara yang dilarang untuk beroperasi ialah angkutan udara niaga dan angkutan udara bukan niaga.

Selebihnya, untuk penerbangan yang diperbolehkan adalah penerbangan yang mengangkut pimpinan lembaga tinggi negara, tamu kenegaraan, penerbangan khusus repatriasi, penerbangan operasional penegakan hukum, penerbangan operasional angkutan kargo, penerbangan operasional angkutan udara perintis, dan penerbangan operasional lain yang diizinkan oleh Ditjen Perhubungan Udara.

earbuds

Earbuds Perlu Dibersihkan Secara Berkala, Simak Cara Membersihkannya!

semangat di bulan puasa

6 Hal yang Harus Dihindari agar Semangat di Bulan Puasa Gak Kendor