in ,

Review Film Sesat, Gak Serem Tapi Bagus!

Gak terlalu seram, tapi cukup bagus, lho!

Film Sesat
foto: Iflix

Ngobrolin.idSesat merupakan film horor besutan Rapi Film yang dibintangi oleh sederet aktor terkenal seperti Laura Theux, Rebecca Klopper, Vonny Cornellya, Endy Arfian, Arswendi Nasution, dan Jajang C. Noer. Film Sesat sebenarnya tidak begitu seram, tetapi film ini dikemas dengan sangat epik sehingga membuat film horor ini cukup bagus ditonton.

Cerita pada film ini bermula dari Amara yang sangat terpukul dengan kematian ayahnya. Ia sangat dekat dengan sosok ayahnya yang humoris dan lebih mengerti dirinya. Kini ia hanya tinggal bersama adiknya yang bernama Kasih, serta ibu dan opahnya yang merupakan penulis novel.

Hubungan Amara dengan sang ibu kurang baik karena ibunya tidak bisa mengerti apa yang diinginkan oleh Amara.

Opah memutuskan untuk mengajak Amara, Ibu, dan Kasih untuk tinggal di Desa Bermanyan bersamanya. Opah sudah tinggal selama tiga tahun di desa tersebut untuk melakukan riset. Desa tersebut terlihat cukup aneh, tidak ada anak kecil dan hanya diisi oleh orang tua.

Warga desa tersebut juga kerap keluar pada malam hari sambil membawa sesajen sebagai bentuk persembahan. Dahulu, warga Desa Bermanyan menyembah sosok penunggu sumur yang disebut-sebut mampu mengabulkan permintaan siapa pun.

Namun, ritual persembahan tersebut sudah sejak lama ditinggalkan oleh warga desa karena suatu hal. Kini, kehadiran Amara yang sedang dirundung kesedihan mulai membangkitkan lagi apa yang sudah cukup lama ditinggalkan oleh warga desa.

Film Sesat mengusung taglineyang sudah pergi jangan dipanggil lagi’. Dari tagline tersebut penonton pasti sudah bisa menebak bahwa Amara akan memanggil kembali sosok ayahnya dengan meminta bantuan kepada sosok penunggu sumur. Sayangnya, tidak ada permintaan yang gratis, Amara harus membayar permintaan yang sudah ia panjatkan kepada penunggu sumur.

Satu-satunya hal yang cukup menyebalkan dari film ini ialah jumpscare yang gak asik banget. Gak banyak sih, cuma ada sekitar kurang lebih dua jumpscare, tapi penampakan jumpscare-nya benar-benar bikin sport jantung.

Tapi secara keseluruhan, mulai dari pemain, set lokasi, hingga jalan cerita terbilang cukup bagus. Film ini dikemas dengan sedikit sentuhan emosional antara ibu dan anak.

Roti Buaya

Roti Buaya, Orang Betawi Belum Tentu Pernah Memakannya, Lho!

twitter

Twitter Jadi Media Sosial yang Paling Banyak Ditemukan Ujaran Kebencian