in

Ribuan Rekaman Video Konferensi di Zoom Dikabarkan Bocor

rekaman video dapat diakses dengan mudah

zoom bocor
foto: pexels

Ngobrolin.id — Zoom menjadi salah satu aplikasi rapat online yang paling sering digunakan karena tetap bisa diakses meskipun dengan bandwidth yang rendah, tidak seperti Google Hangout, dan Skype yang membutuhkan bandwidth agak besar. Namun, belum lama ini banyak media online yang mengabarkan bahwa ribuan video konferensi yang dilakukan di Zoom bocor dan bisa diakses dengan mudah oleh siapa pun.

Dilansir dari kumparan.com, kebocoran tersebut dikarenakan Zoom menyimpan setiap rekaman yang sudah diakukan oleh para penggunanya dengan nama yang identik dan disimpan tanpa password dalam sistem cloud Amazon Web Service (AWS). Hal tersebut membuat siapa saja bisa mengakses video konfrensi yang sudah dilakukan melalui search engine.

Hasil pantauan The Washington Post menyebutkan bahwa sudah ada sekitar lebih kurang 15.000 percakapan online yang dilakukan di Zoom dan bisa diakses secara bebas oleh siapa pun. Bahkan, ada beberapa video yang sudah diunggah ulang di platform streaming seperti YouTube dan Vimeo.

Zoom memang memberikan penggunanya fitur merekam serta menyimpan keseluruhan hasil pertemuan yang sudah dilakukan pada server Zoom atau langsung tersimpan dalam komputer pengguna.

Dikabarkan pihak Zoom sudah mengetahui hal ini bahwa video konferensi yang dilakukan dalam aplikasinya banyak yang mengakses karena disimpan tanpa password. Namun, belum diketahui langkah selanjutnya yang akan diambil oleh pihak Zoom untuk memberikan pengamanan pada file-file rekaman yang dilakukan dalam Zoom.

Sejak namanya mulai naik daun, pihak Zoom mengatakan mereka akan terus berkomitmen untuk menangguhkan fitur-fitur yang bermasalah selama 90 hari agar perusahaan atau stakeholder lain yang menggunakannya merasa aman atas data dan privasi mereka.

Sebelum beredarnya berita ini pun, sudah banyak berita miring mengenai Zoom. Ada beberapa media berita online yang menginformasikan bahwa pihak Zoom menjual data pengguna pada Facebook. Namun, pernyataan tersebut langsung diklarifikasi oleh pihak Zoom bahwa mereka tidak menjual data pengguna apa pun kepada siapa pun.

harimau yang terinfeks corona

Seekor Harimau di AS Terinfeksi Corona

menggunakan disinfektan

Cara Tepat Menggunakan Disinfektan di Rumah