in

Sambut Hari Buku Nasional, Yuk Kenalan Penulis Perempuan Indonesia

Yuk baca karya-karya mereka. Dari Dee Lestari sampai NH Dini.

penulis perempuan Indonesia
Foto: instagram

Ngobrolin.id — Selamat hari buku nasional! Selama ini, penulis sering kali diidentikkan dengan laki-laki. Sadar nggak sih, sebenarnya ada banyak penulis perempuan Indonesia yang karyanya luar biasa, lho. Para penulis itu sudah menelurkan banyak sekali karya. Banyak di antaranya yang jadi best seller, lho. Siapa sajakah mereka?

Dewi Lestari

penulis perempuan Indonesia

Penulis ternama ini dulu terkenal sebagai salah satu personil grup vokal RSD (Rida Sita Dewi). Sejak karya pertamanya yang berjudul Supernova: Ksatria, Puteri dan Bintang Jatuh, nama Dewi Lestari melejit sebagai penulis. Beberapa novel yang ia tulis juga pernah diangkat ke layar lebar, yaitu Madre dan Filosofi Kopi.

Ayu Utami

penulis perempuan Indonesia

Novel pertama Ayu Utami berjudul Saman. Novel tersebut menjadi juara dalam sayembara penulisan roman yang diadakan oleh Dewan Kesenian Jakarta. Lewat Saman pula-lah, ia melejitkan namanya. Dalam kurun waktu tiga tahun, bukunya sudah terjual sebanyak 55ribu kopi. Kini, telah banyak lagi karya yang ia buat untuk memuaskan penggemarnya.

Djenar Maesa Ayu

penulis perempuan Indonesia

Penulis yang satu ini dikenal berkat berbagai karyanya. Sebut saja Nayla, SAIA, Jangan Main-main (dengan Kelaminmu), dan Mereka Bilang Saya Monyet! merupakan sederet karyanya yang pernah meraih penghargaan dan sukses di pasaran.

Leila S. Chudori

penulis perempuan Indonesia

Leila S Chudori tak hanya menulis cerita pendek dan novel, ia juga merupakan seorang penulis skenario drama televisi. Penulis kelahiran Jakarta ini pernah memperoleh penghargaan sebagai penulis Skenario Drama Televisi Terpuji 2006. Ia juga memperoleh penghargaan Sastra Badan Bahasa Indonesia untuk karyanya 9 Dari Nadira.

Okky Madasari

penulis perempuan Indonesia

Novel pertamanya yang berjudul Entrok menceritakan tentang kehidupan di bawah kekuasaan totalitarian dan militerisme Orba. Novel tersebut diterjemahkan dalam bahasa Inggris berjudul The Years of the Voiceless. Karya-karya berikutnya, Maryam dan Pasung Jiwa juga sukses di pasaran dan diterjemahkan ke bahasa asing.

Fira Basuki

penulis perempuan Indonesia

Kini, Fira Basuki menjabat sebagai pemimpin redaksi di majalah Cosmopolitan. Kesukaannya di bidang sastra sendiri telah tumbuh ketika ia bersekolah. Ia berkali-kali memenangi lomba menulis yang diadakan berbagai majalah, mulai dari Tempo sampai Gadis. Berbagai karyanya yang terkenal antara lain novel Jendela-jendela, Rojak, dan Biru.

NH Dini

Penulis perempuan yang satu ini adalah seorang sastrawan, novelis, dan feminis. Ia telah rajin menulis sejak usianya masih belia, hingga akhir hayatnya berusia 82 tahun. Bisa dibilang, sosok NH Dini merupakan seorang novelis tiga zaman. Pada 2003, NH Dini pernah memperoleh penghargaan SEA Write Award bidang sastra dari Pemerintah Thailand.

Masih banyak penulis perempuan Indonesia berbakat lainnya. Kalau boleh tahu, siapa sih penulis favoritmu? Jangan lupa baca karyanya, ya.

melahirkan di rumah

Mau Melahirkan di Rumah? Moms Wajib Tahu Hal Ini Ya!

film Maleficent 2

Mengintip Dapur Film Maleficent 2 yang Tayang Tahun Ini