in

Sederet Karya Sastra Romantis yang Jadi Film Bombastis

karya sastra romantis
Foto: Google image

Ngobrolin.id — Berbagai karya sastra romantis banyak ditulis oleh para pujangga Indonesia. Banyak dari karya itu yang meledak di pasaran, bahkan sampai difilmkan. Dari beberapa film sastra bergenre romantis tersebut, mana nih yang merupakan favoritmu? Nah, kali ini Ngobrolin.id bakal kasih tahu kamu sederet karya sastra romantis yang jadi film bombastis.

Trilogi Hujan Bulan Juni

Pernah denger puisi Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Darmono? Beliau adalah orang yang sama menuliskan trilogi ini, guys. Bercerita tentang Sarwono si pemuda Jawa dan Pingkan, gadis keturunan Manado, Trilogi Hujan Bulan Juni ini bakal bikin kamu cinta sastra, deh.

Pada 2017, buku pertama bahkan sudah difilmkan dengan judul yang sama. Nggak main-main, pemain utama pria adalah Adipati Dolken dan pemeran utama wanitanya adalah Velove Vexia. Kamu bisa kira-kira sendirilah kualitas ceritanya kayak gimana kalau pemeran utamanya sekelas mereka.

Tetralogi Buru

Ini nih yang sudah booming di jagat perfilman Indonesia sejak tahun lalu. Apalagi kalau bukan novel pertama dari empat buku yang berjudul Bumi Manusia yang akan difilmkan. Soal jalan cerita, udah nggak perlu diragukan lagi. Sang penulis, Pramoedya Ananta Toer membuat Tetralogi Buru ini diterjemahkan ke dalam puluhan bahasa.

Tokoh utama Bumi Manusia, Minke, diperankan oleh Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan. Lawan mainnya, Annelies, diperankan oleh Mawar Eva De Jongh. Gadis blasteran Belanda-Batak ini cocok banget memerankan sosok gadis keturunan pasangan Minke tersebut.

Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk

Karya sastrawan ternama, Ahmad Tohari ini, emang layak buat jadi salah satu bacaan terbaik. Cerita ini juga sudah diangkat menjadi film pada 2011 dengan judul Sang Penari. Mengangkat cerita di daerah pelosok Jawa Tengah serta sedikit menyinggung konflik PKI, buku ini sempat dilarang di era Orde Baru.

Prisia Nasution berperan sebagai Srintil, seorang ronggeng yatim piatu yang harus menjaga tradisi desanya. Sementara, ada seorang pemuda yang diam-diam jatuh cinta pada Srintil, yaitu Rasus, diperankan dengan apik oleh Oka Antara. Kira-kira, apakah kisah cinta terduga PKI dan seorang tentara akan berakhir bahagia?

Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk

Konon, film ini dimirip-miripkan dengan tragedi Titanic. Sama-sama bercerita tentang tenggelamnya kapal di lautan, padahal film yang diadaptasi dari karya Buya Hamka dengan judul sama ini punya alur yang beda banget sama Titanic.

Kisah cinta segitiga yang melibatkan Zainudin (Herjunot Ali), Hayati (Pevita Pearce) dan Aziz (Reza Rahardian) bener-bener ngena banget. Deretan pemain papan atas yang memerankan tokoh-tokoh di film ini juga udah membuktikan bahwa novelnya pun harus kamu baca karena emang sebagus itu.

Di Bawah Lindungan Ka’bah

Masih oleh Buya Hamka, kali ini novel Di Bawah Lindungan Ka’bah difilmkan pada 2011. Bercerita tentang cinta yang tidak direstui antara Hamid (Herjunot Ali) dan Zainab (Laudya Cynthia Bella), kisah ini terasa menyedihkan.

cleopatra milk bath

Do It Yourself: Cleopatra Milk Bath

gejala disleksia

Yuk, Mom Mulai Kenali Gejala Disleksia