in

Seekor Harimau di AS Terinfeksi Corona

sati harimau dikonfimasi terkena corona

harimau yang terinfeks corona
foto: pixabay

Ngobrolin.id — Belum lama ini jumlah penderita yang terinfeksi virus corona sudah menembus 1 juta orang yang tersebar hampir di seluruh belahan dunia, tak terkecuali Indonesia. Sudah hampir satu bulan yang lalu Badan Kesehatan Dunia atau WHO menetapkan virus Covid-19 menjadi virus pandemi. Kini, dikabarkan bahwa di Amerika Serikat terdapat seekor harimau yang terinfeksi corona.

Sontak berita tersebut menjadi perhatian publik. Harimau yang terinfeksi corona tersebut berada di Kebun Binatang Bronx, New York, Amerika Serikat. Harimau tersebut menjadi hewan penghuni kebun binatang pertama yang dinyatakan terinfeksi virus corona.

Harimau tersebut merupakan harimau betina Melayu bernama Nadia yang berumur 4 tahun. Sebelumnya terdapat saudara perempuannya bernama Azul, dua harimau Amur, dan tiga singa Afrika yang terlihat memiliki gejala batuk kering.

Tes Covid-19 pada hewan kebun binatang tersebut dikonfimasi oleh Laboratorium Layanan Hewan Nasional (USDA) yang berpusat di Ames, Iowa.

Setelah munculnya gejala Covid-19 pada beberapa harimau dan singa, pihak kebun binatang mengonfimasi bahwa binatang lain yang berada di kebun binatang dalam kondisi sehat dan aman. Tidak ada satu pun dari macan tutul salju, cheetah, macan dahan, macan Amur, puma, dan beberapa hewan lain yang menunjukkan gejala terinfeksi virus Covid-19.

Kasus yang terjadi pada harimau tersebut belum bisa dikonfirmasi lebih jauh. Apakah Covid-19 memiliki dampak yang sama pada harimau besar karena spesies yang berbeda akan memiliki reaksi yang berbeda pula terhadap infeksi tersebut.

Dilansir dari laman kompas.com, kini tindakan pencegahan sedang diupayakan oleh pihak Bronx Zoo untuk mencegah penularan lebih jauh kepada hewan-hewan lain.

Bronx Zoo merupakan kebun binatang yang terletak pada 265 hektare hutan kayu keras di Bronx, New York. Kebun binatang ini terbilang cukup tua karena sudah beroperasi sejak  November 1899.

Sejauh ini penularan diduga terjadi dari seorang karyawan kebun binatang yang bertugas merawat hewan-hewan di sana dan diketahui positif meskipun tidak memiliki gejala terinfeksi Covid-19 atau sebagai carrier. Pihak USDA pun sudah memberi larangan bagi  petugas yang positif terinfeksi virus corona untuk tidak melakukan kontak atapun mengurangi kontak dengan hewan.

aplikasi rapat online

Mengenal Sosok Miliuner di Balik Aplikasi Zoom

zoom bocor

Ribuan Rekaman Video Konferensi di Zoom Dikabarkan Bocor