in

Sejarah Becak di Kota Jakarta

becak
foto: Pixabay

Ngobrolin.id — Siapa orang Jakarta atau yang tinggal di Jabodetabek tapi belum pernah merasakan naik becak? Wah, kalau gitu sayang banget karena moda transportasi yang sudah ada sejak dahulu ini kian punah. Jumlahnya makin menipis apalagi sejak adanya larangan becak di Kota Jakarta pada masa kepemimpinan Ali Sadikin hingga Ahok.

Selain itu, kepunahan moda transportasi zaman dahulu ini juga dimulai sejak menjamurnya transportasi yang dapat diakses melalui aplikasi online.

Kala kepemimpinan Ali Sadikin, para tukang becak yang mangkal di pinggir jalan kerap dirazia karena dinilai melanggar aturan lalu lintas dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan lain.

Becak merupakan moda transportasi roda tiga yang perlu dikayuh agar bisa bergerak. Alat transportasi ini sempat menjadi pilihan favorit bagi masyarakat di perkotaan sebelum banyak angkutan umum bermesin yang melintas.

Nama becak diambil dari dialek Hokkian, yaitu be chia yang berarti kereta kuda. Alat transportasi ini diperkirakan diciptakan di Jepang pada 1865. Namun yang menciptakan bukan orang Jepang, melainkan seseorang bernama Goble. Kala itu Goble yang merupakan pembantu di Kedutaan Besar Amerika Serikat ingin jalan-jalan bersama istrinya, tetapi ia tidak ingin istrinya lelah. Goble kemudian mendesain kendaraan sederhana yang dikenal sebagai jinrikisha.

Pada era 1900-an, jinrikisha juga ditemukan di Cina dan digunakan sebagai kendaraan pribadi kaum bangsawan.

Tidak diketahui secara pasti kapan becak masuk ke Indonesia. Ada yang mengatakan di era 1930-an dan didatangkan langsung dari Singapura dan Hongkong. Ada juga yang menyebutkan kendaraan tersebut berasal dari Makassar.

Pada catatan yang berjudul ‘Pen to Kamera’ yang diterbitkan pada 1937 menyebutkan bahwa becak diciptakan oleh orang Jepang yang tinggal di Makassar. Ia adalah Seiko San pemilik toko sepeda. Beberapa sepeda yang tidak laku disulap olehnya menjadi becak.

Dahulu kendaraan ini lebih sering digunakan untuk mengangkut barang. Namun, lambat laun kendaraan ini digunakan sebagai alat transportasi oleh masyarakat.

Pelarangan becak di Jakarta terjadi saat jumlah kendaraan ini membludak. Setelah berpuluh-puluh tahun dilarang, kini becak mulai diizinkan kembali oleh Gubernur Anies Baswedan untuk beroperasi secara terbatas. Kendaraan ini hanya boleh beroperasi di pemukiman dan kampung serta di beberapa lokasi wisata di Jakarta.

 

 

 

tuntutlah ilmu sampai ke negeri cina

Tentang Petuah Tuntutlah Ilmu Sampai ke Negeri Cina, Kenapa Harus ke Cina, ya?

Permainan tradisional

Siapa Sangka Kalau Permainan Tradisional ini Dulunya Dimainkan Anak Jakarta?