in

Sejarah Tempe yang Sudah Mendunia

makanan khas Indonesia yang sudah disukai bule

sejarah tempe
foto: Pertanianku

Ngobrolin.id — Tempe menjadi salah satu warisan kuliner Indonesia yang sudah mendunia. Padahal, dulu tempe lebih terkenal sebagai makanan kalangan menengah ke bawah, makanya banyak warung-warung nasi pinggir jalan yang menyediakan tempe sebagai menu pilihan yang lebih murah daripada menu protein lainnya. Namun, pernahkah terbesit di pikiran kamu bagaimana sejarah tempe bisa jadi makanan Indonesia yang sangat terkenal.

Tempe berasal dari biji kedelai yang diproses fermentasi bersamaan dengan beberapa bahan lain. Selama fermentasi berlangsung, terjadi proses penguraian biji kedelai menjadi senyawa yang lebih mudah dicerna.

Tidak ada catatan jelas tentang kapan pertama kali tempe dibuat di Indonesia. Namun, tempe sudah dikenal sebagai makanan tradisional orang Jawa sejak berabad-abad silam, khususnya untuk masyarakat Yogyakarta dan Surakarta.

Berdasarkan manuskrip Serat Centhini, masyarakat Jawa sudah mengenal tempe sejak abad ke-16. Dalam Serat Centhini, tempe disebutkan sebagai hidangan jae santen tempe yang berarti sajian tempe dengan santan dan kadhele tempe srundengan. Begitulah sejarah singkat dari tempe yang saat ini sudah mendunia.

Di Indonesia, tempe sering disantap bersamaan dengan nasi putih sebagai sumber energi, sedangkan tempe digunakan sebagai sumber protein. Ada banyak resep menu yang bisa dibuat dari tempe. Jadi, pantas saja orang tidak bosan dengan makanan ini karena bisa dikreasikan dengan beragam jenis menu. Bahkan, saat ini sudah ada beberapa menu western yang dipadukan dengan tempe, misalnya steak tempe.

Tempe pertama kali dikenalkan di Eropa oleh imigran yang berasal dari Indonesia dan menetap di Belanda. Dari Belanda, makanan khas Indonesia ini mulai dikenal di Belgia dan Jerman. Pada 1946, tempe mulai populer di Eropa.

Sementara itu, tempe baru populer di Amerika Serikat pada 1958 setelah Yap Bwee Hwaa membuat tempe di Negeri Paman Sam. Yap Bwee Hwaa merupakan orang Indonesia yang pertama kali meneliti tempe.

Di Jepang, tempe sudah terkenal lebih dahulu sejak 1926 dan mulai diproduksi secara komersial pada 1983. Sejak 1984, tempe sudah mulai diproduksi di Eropa, Amerika, dan Jepang.

 

 

 

 

 

GeNose

GeNose Akan Dipasang di Stasiun dan Tempat Umum Lainnya

makan perlahan

Makan Perlahan Bisa Bikin Berat Badan Turun, Lho!