in

Sekarang Kartu Nikah Sudah Bisa Digital, Lho!

kartu nikah digital
foto: pixabay

Ngobrolin.id — Kementerian Agama (Kemenag) telah meluncurkan Kartu Nikah Digital sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi pasangan suami-istri. Kartu ini akan melengkapi Buku Nikah sebagai salah satu syarat keabsahan pernikahan dari Kantor Urusan Agama (KUA).

Kartu Nikah Digital ini digadang-gadang dapat memberikan banyak manfaat. Pertama, terkait kecepatan mengakses data diri dari pasangan suami-istri sebagaimana yang tertera di dalam kartu tersebut.

Manfaat kedua yang bisa dirasakan oleh pemilik Kartu Nikah Digital ini ialah memudahkan proses pengecekan keabsahan pernikahan pasangan suami-istri. Pengecekan tersebut bisa langsung dilakukan pada kode batang (barcode) yang tertera pada kartu. Proses pengecekan bakal lebih cepat tanpa perlu membawa Buku Nikah.

Kartu ini juga dapat mencegah pemalsuan dokumen pernikahaan yang kerap terjadi di beberapa daerah. Terkadang, ditemui kasus oknum yang mengaku-ngaku belum pernah menikah atau statusnya sudah cerai, tetapi ingin melangsungkan pernikahan dengan calon pasangan yang lain.

Nah, kartu ini bisa kamu dapatkan setelah proses akad nikah selesai di KUA atau tempat lain. Kartu akan dikirim dalam bentuk soft file melalui e-mail atau aplikasi WhatsApp si pengantin. Kartu Nikah Digital tersebut akan dikirim setelah pengantin mengisi Survei Kepuasan Masyarakat terlebih dahulu.

Kartu tersebut bisa kamu dapatkan di seluruh KUA yang memiliki akses ke laman Sistem Informasi Manajemen Nikah www.simkah.kemenag.go.id. Saat ini sudah ada 5.807 KUA yang sudah terintegrasi dengan website Informasi Manajemen Nikah sehingga masyarakat bisa mengakses kartu nikah digital melalui KUA tersebut. Masih ada sekitar kurang lebih 138 KUA yang belum terintegrasi dengan website tersebut.

Soft file yang sudah dikirimkan bisa langsung dicetak oleh pengantin di mana saja. Meski sudah ada Kartu Nikah Digital, pengantin tetap akan mendapatkan Buku Nikah setelah prosesi akad nikah selesai.

Kartu juga bisa diakses oleh pasangan yang sudah lama menikah. Caranya cukup mudah, hanya dengan mendatangi KUA setempat untuk kemudian dimasukkan data pernikahannya ke laman Simkah Kementerian Agama. Seluruh proses pembuatan kartu tidak dipungut biaya alias gratis. Pasangan hanya perlu mencetak kartu nikah tersebut sendiri.

vaksin moderna

Mengenal Jenis-jenis Vaksin COVID-19 di Indonesia

skincare lokal

Merek Skincare Lokal Terbaru yang Patut Kamu Lirik