in , ,

Sekarang Lagu yang Diputar Secara Komersial di Tempat Umum Wajib Bayar Royalti

royalti lagu
Foto: unsplash

Ngobrolin.id — Presiden Joko Widodo baru saja mengesahkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 56 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan/atau Musik. PP tersebut disahkan pada 30 Maret 2021. Secara keseluruhan peraturan tersebut membahas terkait royalti lagu yang diputar di tempat-tempat umum yang bersifat komersial.

Peraturan tersebut juga menyebutkan tempat-tempat umum yang wajib membayarkan royalti lagu yang diputar, di antaranya seminar dan konferensi komersial, restoran, kafe, pub, bistro, kelab malam, diskotek, konser musik, pesawat udara, bus, kereta api, kapal laut, pameran dan bazar, bioskop, nada tunggu telepon, bank dan kantor, pertokoan, pusat rekreasi, lembaga penyiaran televisi, lembaga penyiaran radio, hotel dan fasilitas hotel lainnya, serta usaha karaoke.

Pengelolaan royalti akan dilakukan oleh Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) berdasarkan data yang terintergarsi pada pusat data lagu atau musik. Setiap orang atau usaha yang ingin menggunakan lagu tersebut dalam bentuk layanan publik yang bersifat komersial dapat mengajukan pemohonan lisensi kepada pemegang hak cipta melalui LMKN.

Setelah pengajuan tersebut, LMKN akan melakukan koordinasi dan menetapkan besaran royalti yang perlu dibayar sesuai dengan kelaziman dan keadilan. Sementara itu, besaran royalti akan ditetapkan oleh LMKN dan disahkan oleh Menteri.

Berita ini disambut baik oleh sederet musisi di Indonesia. Seperti Iwan Fals yang menjawab pertanyaan di akun Twitter-nya. Iwan Fals menyambut baik berita tersebut dan mengatakan ‘Ya Alhamdulillah lah’. Serupa dengan Iwan Fals, Anji juga menyambut baik berita tersebut dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo melalui akun Instagram pribadiya.

Sebelumnya, Anang Hermansyah sudah lebih dahulu mengapresiasi berita tersebut. Anang menjelaskan bahwa kabar tersebut merupakan angin segar untuk para musisi dan industri musik di Tanah Air.

Tak hanya musisi, para pendengar musik juga menyambut baik kabar tersebut. Ternyata, memang sudah banyak yang paham bahwa musisi membutuhkan hal tersebut sebagai bentuk apresiasi atas karya mereka.

Dilansir dari finance.detik.com,  Djonny Syafruddin, Ketua Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia menyebutkan bahwa bioskop sudah sejak lama membayar royalti lagu-lagu yang diputar, hanya saja dulu tidak ada regulasi yang jelas sehingga implementasinya tidak optimal.

taman mini indonesia indah

Sejarah Taman Mini Indonesia Indah yang Kini Dikelola Negara

taman mini

5 Destinasi yang Wajib Dikunjungi di Taman Mini Indonesia Indah