in

Surat Lamaran Kerja Kamu Gak Lolos Seleksi? Mungkin Karena Hal Ini

Surat lamaran kerja
Foto: Google Image

Ngobrolin.idSurat lamaran kerja adalah bagian terpenting yang akan digunakan untuk mewakili kamu di mata perusahaan. Tetapi, untuk bisa diterima kerja tidak bisa semudah saat kita mengirimkan surat lamaran kerja. Nah pertanyaannya, apakah selama ini kamu sudah mengirimkan surat lamaran yang tepat?

Surat lamaran kerja
Foto: Google Image

Melansir Cermati.com mungkin beberapa hal berikut ini menjadi penyebab surat lamaran kerja kamu tidak lolos seleksi.

  1. Mencampur surat lamaran kerja dengan CV

Dalam hal ini, kamu mencampurkan isi antara surat lamaran dengan daftar riwayat hidup (CV/curriculum vitae) sehingga kamu tidak lolos seleksi. Karena itu, perhatikan dengan saksama pembuatan surat lamaran yang semestinya. Pisahkan antara lembar Surat Lamaran Kerja dan CV. Sebab, secara konsep pun sebenarnya isi dari surat lamaran kerja dan CV itu jauh berbeda.

  1. Surat lamaran tidak sesuai dengan pekerjaan yang dilamar

Tahukah kamu, sangat penting untuk menyebutkan posisi yang dilamar dan tentunya sesuai dengan lowongan kerja yang ditawarkan. Lalu, jelaskan dengan detail keahlian yang kamu punya dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Dengan begitu, perusahaan merasa yakin untuk melanjutkan ke tahap wawancara hanya membaca dengan surat lamaran kerja dan CV yang kamu kirimkan.

  1. Penulisan surat lamaran yang bertele-tele

Hindari berbagai hal dan informasi yang tidak perlu di dalam surat lamaran yang kamu tulis. Sebab, ini bisa saja membuat surat tersebut tidak lolos seleksi. Buat surat lamaran yang singkat dan to the point alias tidak bertele-tele. Dengan begitu, pihak perusahaan bisa membacanya dengan mudah dan cepat.

  1. Struktur penulisan yang tidak tepat

Surat lamaran kerja merupakan surat resmi yang akan kamu tujukan pada perusahaan sehingga sangat penting untuk membuat struktur penulisan yang tepat. Ada banyak hal yang tidak boleh kamu lupakan dalam surat lamaran seperti tujuan (penerima surat), alamat atau e-mail serta nomor kontak yang bisa dihubungi, dan lainnya. Kamu juga bisa mencantumkan dari mana informasi lowongan tersebut diketahui, bagaimana ketertarikan dan juga kemampuanmu, serta mengapa perusahaan harus memilih kamu.

  1. Tata bahasa dan cara penulisan yang salah

Surat lamaran harus ditulis dengan bahasa baku, termasuk penggunaan tanda baca yang sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia. Hal ini penting, mengingat surat lamaran termasuk bersifat resmi (formal). Hindari penggunaan kata-kata tidak baku atau istilahnya bahasa gaul. Selain itu, penempatan tanda baca yang salah atau bahkan penulisan yang tidak tepat juga harus dihindari.

  1. Memberikan informasi yang palsu alias bohong

Memberikan informasi yang tidak benar dan tidak sesuai dengan kenyataan di dalam surat lamaran merupakan kesalahan yang fatal. Hal ini kerap dilakukan demi mendapatkan posisi yang lowong di dalam perusahaan. Namun, sekarang ini tidak sulit untuk mendapatkan informasi mengenai seseorang di lingkup dunia kerja. Tentu saja, ini bisa menurunkan kredibilitasmu.

  1. Menulis keluhan dalam surat lamaran

Jangan menuliskan keluhan tentang perusahaan sebelumnya jika melamar pekerjaan yang baru di perusahaan lain. Hal ini menunjukkan perilaku yang tidak baik dan tidak profesional. Bukan tidak mungkin pihak perusahaan beranggapan kamu juga akan melakukan hal yang sama pada mereka, jika sewaktu-waktu kamu keluar mencari pekerjaan yang baru di perusahaan lain.

gejala bulimia

Bulimia: Gejala dan Pencegahan

sejarah semur

Mengulik Sejarah Semur di Indonesia