in ,

Teknologi Terbaru Ini Mampu Bunuh 99 Persen Kuman di Udara

teknologi terbaru
Foto: Pixabay

Ngobrolin.id — Manusia tidak akan bisa hidup tanpa adanya udara lebih dari tiga menit. Sayangnya, udara dapat terkontaminasi dengan kuman berbahaya, seperti bakteri dan virus. Oleh karena itu, para peneliti bekerja keras menghasilkan teknologi terbaru untuk menyediakan udara bersih.

Pasalnya, penyakit yang menyebar melalui udara sangat mudah menular dan dapat menyebabkan penyakit pernapasan yang mengancam nyawa. Oleh karena itu, tidak mengherankan bahwa wabah penyakit yang menyebar melalui udara menjadi masalah kesehatan masyarakat utama.

Sekarang ini, sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa plasma nontermal (gas dingin yang terdiri atas partikel bermuatan listrik, meskipun secara keseluruhan tidak memiliki muatan) dapat menon-aktifkan virus yang menyebar melalui udara dan menghasilkan udara steril. Walaupun teknologi ini memiliki sejarah yang panjang dan aplikatif, penggunaannya untuk menghasilkan udara steril adalah penggunaan yang sepenuhnya baru.

Membersihkan udara

Metode baru yang dikembangkan oleh para peneliti di University of Michigan memang menawarkan harapan. Penelitian mereka yang diterbitkan dalam Journal of Physics, menunjukkan bahwa plasma nontermal dapat menon-aktifkan 99,9 persen virus di udara melalui pelepasan fragmen molekul udara yang energetik dan bermuatan yang dapat menghancurkan virus dalam waktu kurang dari satu detik. Plasma nontermal juga dapat membunuh bakteri melalui penghancuran dinding sel mereka.

Plasma diproduksi dalam reaktor plasma nontermal. Ketika patogen di udara melewatinya, mereka bereaksi dengan atomnya yang tidak stabil yang disebut radikal (seperti ozon). Proses ini mengubah lemak, protein, dan asam nukleat dari mikroorganisme yang lewat—membunuh patogen atau membuatnya menjadi tidak berbahaya. Perangkat ini juga berfungsi dengan menyaring patogen dari aliran udara.

Menggabungkan filtrasi dan inaktivasi patogen di udara akan memberikan cara yang lebih efisien untuk membuat udara steril dibandingkan perangkat saat ini. Tim peneliti telah mulai menguji reaktor ini pada aliran udara ventilasi di peternakan babi untuk melihat keberhasilannya dalam mencegah penyebaran patogen di udara.

Meski perangkat ini efektif, apakah ini aman? Kita tahu bahwa ozon berhubungan dengan kondisi pernapasan. Namun, para peneliti mengatakan bahwa paparan ozon dari perangkat tersebut masih dalam standar regulasi, yang berarti tidak akan menimbulkan bahaya keselamatan.

Jadi, sepertinya reaktor plasma nontermal memiliki potensi untuk menggantikan masker wajah tradisional karena dapat menyediakan udara steril—terutama di daerah padat seperti di transportasi umum, serta di sekolah dan rumah sakit.

Mengingat betapa sulitnya mencegah penularan penyakit melalui udara, temuan ini adalah berita yang bagus. Meskipun kita cenderung dapat memilih makanan apa yang akan dimakan dan minuman apa yang akan kita minum, kita tidak bisa, bagaimana pun, memilih udara yang kita hirup.

istana pasir tertinggi

Wow! Istana Pasir Tertinggi di Jerman Jadi Rekor Dunia

peningkatan stres pada remaja

Parents, Peningkatan Stres pada Remaja juga Bisa Terjadi Lho