in ,

Tentang Petuah Tuntutlah Ilmu Sampai ke Negeri Cina, Kenapa Harus ke Cina, ya?

tuntutlah ilmu sampai ke negeri cina
foto: Pixabay

Ngobrolin.id — Pasti kamu pernah mendengar petuah ‘tuntutlah ilmu sampai ke Negeri Cina’, petuah ini sudah sangat populer di Indonesia. Biasanya disampaikan oleh guru atau orangtua kepada anaknya yang sedang menempuh pendidikan. Lantas, timbul pertanyaan kenapa harus sampai Cina? Mengapa tidak Kutub Utara atau negeri-negeri lainnya yang terbilang sangat jauh?

Petuah ‘tuntutlah ilmu sampai ke Negeri Cina’ pada mulanya dikenal berasal dari hadis, tapi hadis tersebut dianggap lemah dan palsu. Terlepas dari status hadis tersebut, ternyata ada beberapa alasan kenapa Negeri Cina disebutkan dalam petuah tersebut.

Alasan utama dari petuah tersebut ialah bangsa Cina sudah mencapai peradaban yang cukup tinggi saat negeri-negeri lain masih tertinggal. Saat itu masyarakat Cina sudah menguasai beragam khazanah kekayaan ilmu pengetahuan dan peradaban. Cina dipandang sebagai wilayah dengan peradaban yang sangat masyhur.

Kala itu masyarakat Cina terkenal sangat pandai berdagang. Tak heran pedagang dari Cina sudah tersebar di seluruh dunia. Dan pusat perdagangan Cina terletak di Guangzhou, di kota tersebut juga terdapat pelabuhan tertua yang menjadi jalur transportasi perdagangan.

Umat Islam sendiri banyak menyerap ilmu pengetahuan dari peradaban Negeri Cina. Ilmu pengetahuan yang diserap dan diaplikasikan adalah ketabiban, kertas, dan bubuk mesiu.

Masyarakat Cina dikenal memiliki budaya serta etos kerja yang baik. Orang Cina terkenal sebagai pekerja keras, ulet, dan sangat pandai dalam berkalkulasi. Mereka tidak hanya menjadi bangsa yang konsumtif, tetapi juga menjadi bangsa yang produktif.

Dalam perkembangan peradabannya, masyarakat Cina sudah mengenal uang kertas sejak Dinasti Tang berkuasa. Mereka menggunakan uang tersebut untuk bertransaksi dalam kegiatan jual beli. Ketika Marco Polo berkunjung ke Cina pada 1254—1324 M, ia takjub dengan kemajuan yang terjadi di negeri tersebut. Orang-orang di negeri tirai bambu tersebut menggunakan uang emas dan perak sebagai alat tukar, bukan lagi uang kertas.

Maka, makna dari tuntutlah ilmu sampai ke Negeri Cina bisa diartikan sebagai motivasi bagi kamu untuk mencari ilmu sampai ke tempat yang kaya akan ilmu seperti Cina. Tidak mesti Cina juga sih. Jika bidang ilmu yang kamu cari berada di Eropa, ya kejarlah ilmu tersebut hingga ke Eropa.

 

tv analog

Siaran TV Analog Bakal Dihentikan

becak

Sejarah Becak di Kota Jakarta