in

Tere Liye dan Hujan, Ketika Kita Membenci Kenangan

Hujan karya Tere Liye
Foto: instagram pitabuku

Ngobrolin.idHujan karya Tere Liye adalah salah satu novel romantis yang banyak digemari khususnya oleh remaja. Kisahnya ringan, dibawakan dengan bahasa yang mudah dicerna, serta memiliki kesinambungan dengan fiksi ilmiah membuatnya menarik untuk dinikmati.

Novel Hujan sendiri diterbitkan pada 2016. Menceritakan tentang seorang remaja perempuan bernama Lail. Latar waktu yang diceritakan menampilkan kecanggihan teknologi yang sudah jauh berkembang, termasuk penggunaan alat komunikasi.

Lail yang mulanya menjalani kehidupan seperti biasa, berangkat sekolah dengan sang ibu yang juga hendak berangkat kerja. Namun, semua itu berubah saat gempa sangat keras mengguncang seisi kota, yang ternyata juga mengguncang seisi dunia.

Dalam satu hari, Lail kehilangan orangtua, keluarga, teman, rumah, dan segalanya. Semuanya ditandai dengan satu momen yang membuatnya selalu sedih, hujan. Untungnya, ia masih bisa bertemu dengan Esok.

Esok merupakan pemuda yang lebih dewasa. Kehilangan banyak hal di waktu yang bersamaan membuatnya hancur. Namun, ia tetap terlihat kuat demi Lail, satu-satunya orang yang juga selamat dari perjalanan kereta bawah tanah saat berangkat ke sekolah.

Lail dan Esok bersama-sama menggapai mimpi masing-masing. Boleh jadi keduanya bersembunyi dari perasaan yang diam-diam muncul perlahan. Hingga pada akhirnya Lail menyadari, bahwa Esok hanyalah temannya.

Maryam, teman sekamar Lail di penampungan, menyadari Lail yang sudah dirundung perasaan gundah sebab Esok tak juga memberinya kepastian. Maryam menyadari apa yang terjadi. Lail akan menghapus ingatannya tentang Esok, seluruh ingatannya.

Di waktu bersamaan, Esok yang sedang disibukkan oleh penelitan untuk penyelamatan dunia harus menyadari bahwa Lail akan melupakannya selamanya. Satu-satunya sahabatnya itu tidak akan lagi mengingat kisah mereka yang membawa mereka sampai titik ini.

Novel Hujan menyita air mata pembaca. Tentang kehilangan yang bertubi-tubi, rencana yang tak berjalan sesuai rencana, dan juga tentang alam semesta yang menunjukkan murkanya.

Bercerita tentang masa depan dengan alam yang tak lagi bersahabat, Hujan benar-benar memberikan gambaran seperti apa jadinya bila kita memilih bermusuhan dengan bumi. Alih-alih menguasai, bumi justru akan menolak keberadaan manusia. Dan beragam konflik manusia di dalamnya hanyalah kisah yang akan tergerus hilangnya dunia.

Tere Liye selalu bisa mendapatkan hati pembacanya. Buku setebal 320 halaman ini merangkum beragam peristiwa yang mungkin terjadi bila bumi mengalami berbagai bencana alam dan kecanggihan teknologi. Sebuah kisah yang dituturkan tetap dengan logika membuat buku ini dekat dengan kenyataan.

Novel Hujan direkomendasikan untukmu yang sedang membenci kenangan. Karena bisa jadi, jawaban terbaik dari melupakan adalah dengan merelakan.

jenis bubur asli Indonesia

6 Bubur Asli Indonesia Ini Punya Rasa Juara

film Spider-Man: Far From Home

Film Spider-Man: Far From Home Mendulang Rekor Box Office