in ,

Terowongan Silaturahmi antara Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral

terowongan silaturahmi
foto: instagram @masjidistiqlal.official

Ngobrolin.id — Belakangan ini warganet sedang dihebohkan dengan foto terowongan yang menghubungkan antara Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral yang terpisah oleh jalan raya. Sejak kemunculannya pertama kali di media sosial, kini masyarakat Indonesia mengenalnya dengan nama terowongan silaturahmi.

Terowongan bawah tanah tersebut nantinya berfungsi sebagai jembatan penyeberangan agar masyarakat dapat lebih aman menyeberang. Pembangunan terowongan tersebut di bawah pengawasan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Saat ini terowongan silaturahmi masih berada dalam fase pembangunan dan pembangunan tersebut sudah dimulai sejak 15 Desember 2020. Rencananya proyek tersebut akan rampung pada 13 Juni mendatang. Konstruksi terowongan dikerjakan oleh PT Waskita Karya (Persero), Tbk. Dilansir dari kompas.com proyek terowongan ini menghabiskan anggaran Rp37,3 miliar.

Pembangunan terowongan ini sempat menuai pro kontra karena terowongan tersebut menghubungkan dua rumah ibadah. Ternyata, pembangunan terowongan tersebut merupakan usulan dari pimpinan kedua rumah ibadah tersebut.

Terowongan tersebut dibangun sebagai simbol kerukunan umat Islam dan Kristen. Selain itu, ternyata terowongan yang menghubungkan dua rumah ibadah tersebut bertujuan memudahkan akses jamaah antarrumah ibadah untuk memenuhi kebutuhan ruang parkir sehingga arus lalu lintas di sekitar rumah ibadah tidak terganggu saat terjadi penumpukan jamaah.

Jadi, masyarakat yang akan beribadah di Katedral dan membutuhkan lahan parkir di Istiqlal tidak perlu lagi menyeberang jalan. Pasalnya, ruang parkir di Gereja Katedral sendiri terbilang terbatas. Fasilitas ini dianggap lebih efisien dan memudahkan masyarakat yang berusia lanjut. Rencananya, terowongan akan dibangun sepanjang 33 meter dengan kedalaman 7 meter.

Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral dibangun secara sengaja berdampingan oleh Presiden Soekarno dan wakilnya Mohammad Hatta. Pembangunan tersebut diharapkan mampu terciptanya kerukunan antara dua umat beragama. Hingga saat ini pembangunan tersebut dinilai berhasil menyatukan kerukunan antarpengurus dan jamaah kedua rumah ibadah tersebut.

Masjid Istiqlal sendiri sempat mengalami renovasi besar-besaran selama masa pandemi Covid-19. Renovasi tersebut baru rampung pada akhir 2020 dan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 7 Januari 2021.

Ali dan ratu Queens

Ali dan Ratu Queens, Perjuangan Iqbal Mencari Ibu di New York

nikah muda

Nikah Muda Tidak Salah, Tapi Kamu Harus Perhatikan Ini Dulu