in ,

Thai Airways Dikabarkan Bangkrut Tapi Malah Raup Omzet Miliaran dari Jualan Gorengan

Thai Airways ini sedang viral karena jualan jajanan

thai airways
foto: pixabay

Ngobrolin.id — Salah satu bidang usaha yang paling terdampak akibat pandemi adalah penerbangan. Hampir semua daerah melakukan pembatasan yang menyebabkan berkurangnya aktivitas penerbangan. Semua instansi meminimalkan dinas ke luar kota untuk sementara waktu. Thai Airways mungkin menjadi salah satu maskapai penerbangan yang mengalami efek cukup buruk dari pandemi ini.

Thai Airways sudah mengalami kebangkrutan dengan total utang yang dimiliki sekitar 332,2 miliar baht atau setara Rp160,2 triliun. Pengadilan kebangkrutan sentral sudah memberikan persetujuan untuk restrukturisasi utang perusahaan tersebut.

Kabar buruk tersebut tentu saja jadi pukulan yang cukup menyakitkan bagi maskapai penerbangan. Mengingat pada saat ini semua maskapai sedang pontang-panting menjaga kestabilan usahanya selama pandemi.

Namun, kabar baik justru juga datang dari Thai Airways, perusahaan penerbangan tersebut dikabarkan bisa mendapatkan omzet sekitar 10 juta baht atau setara Rp4,7 miliar ketika banting stir berjualan street food khas Thailand. Penghasilan tersebut didapatkan dalam kurun waktu hanya sebulan. Wow! Sebuah peluang yang harus dikembangkan terus ini mah!

Street food yang dijual oleh maskapai penerbangan ini adalah gorengan patong-go, sejenis roti goreng seperti cakwe yang sangat disukai oleh masyarakat. Bahkan, dikabarkan dari beberapa media lokal Bangkok, banyak pembeli yang rela mengantri untuk mendapatkan camilan tersebut.

Dikutip dari finance.detik.com, harga satu kotak patong-go adalah 50 baht atau setara dengan Rp23.695. Dalam satu kotak berisi 3 potong kue dan sebungkus saus cocol. Saus cocol tersebut dibuat dari ubi ungu dan telur custard.

Hingga saat ini, Thai Airways sudah memiliki lima gerai patong-go yang sudah tersebar di Bangkok. Dan, perusahaan berencana untuk membuka sistem franchise saat melihat potensi yang masih sangat besar dari street food tersebut.

Sebenarnya, maskapai penerbangan ini sudah mengalami gonjang-ganjing masalah sebelum adanya pandemi. Namun, permasalahannya semakin parah di masa pandemi, ketika hampir semua penerbangan dibatasi.

Street food ini juga ada di Provinsi Chiang Mai, biasanya kedai dibuka setiap pagi hari. Namun, kedai tersebut tidak selalu buka setiap hari.

resident evil

Film Resident Evil Bakal Diproduksi Ulang

makeup nempel di masker

Girls, Ini Tips agar Makeup Tidak Menempel di Masker