in

Tiga Jenis Obat Saat Kamu Keracunan Makanan

Keracunan makanan harus segera diobati dengan cara ini

obat keracunan
Foto: freepik

Ngobrolin.id — Terdengar sepele, tetapi keracunan makanan dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani. Keracunan makanan akan membuatmu dehidrasi. Tubuhmu akan terus-menerus mengeluarkan cairan, baik karena diare maupun muntah. Oleh karena itu, periksakan diri ke dokter atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan berupa satu hingga tiga jenis obat keracunan makanan berikut.

Jenis obat pertama yang akan diberikan pada pasien keracunan adalah rehidrasi oral. Pengobatan ini dilakukan dengan penanganan bagi korban keracunan makanan berupa mengembalikan cairan tubuh yang hilang.

Cairan tubuh ini berikan dengan cara pemberian obat atau suplemen dengan kandungan cairan elektrolit. Umumnya, obat ini merupakan oralit. Selain itu, infus juga akan dipasangkan untuk mengembalikan cairan tubuh yang terkuras akibat keracunan makanan.

Infus yang diberikan biasanya mengandung larutan natrium klorida isotonik serta larutan Ringer Laktat. Cairan yang diberikan untuk rehidrasi ini akan menggantikan cairan tubuh yang hilang ketika kamu mengeluarkannya.

Jenis obat kedua yang akan diberikan adalah obat adsorben. Tipe obat ini bekerja dengan cara memadatkan feses. Obat adsorben terutama diberikan bila keracunan yang diderita pasien menyebabkan pasien diare dengan tingkat keparahan tertentu.

Kaopectate dan aluminium hidroksida merupakan dua jenis obat adsorben yang umum diberikan bagi penderita keracunan makanan. Namun, obat jenis ini hanya diberikan bila penderita sudah mengalami diare selama beberapa hari.

Jenis obat terakhir yang akan diberikan oleh dokter berupa antibotik. Antibiotik akan diberikan bila penyebab keracunan utama sudah diketahui, yakni berupa bakteri tertentu yang masuk ke sistem pencernaan.

Bakteri yang biasa menyerang sistem pencernaan manusia salah satunya adalah Salmonella typhii. Pemberian antibiotik berupa cotrimoxalzone atau cefixisme dapat meredakan pertumbuhan bakteri yang sudah masuk ke tubuh.

Antibiotik juga akan diberikan bila keracunan makanan terjadi karena adanya infeksi parasit. Namun, bila keracunan ini disebabkan oleh virus, pengobatan yang diberikan akan berbeda dan tidak menggunakan antibiotik.

Keracunan makanan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Oleh karena itu, tetap waspada sebelum mengonsumsi makanan terutama bila kamu sensitif terhadap makanan tertentu. Keracunan dapat terjadi karena makanan kedaluwarsa, makanan terkontaminasi, ataupun makanan tidak diproduksi dengan higienis.

mencegah kertas buku menguning

Cegah Kertas Buku Menguning dengan Trik Sederhana Ini

mempercepat promosi jabatan

Ingin Cepat Promosi Jabatan? Boost dengan Cara-cara Ini