in ,

TikTok Cash Diblokir Kominfo, Guys!

Untungnya sudah diblokir ternyata websitenya bahaya

Tiktok cash
foto: Unsplash

Ngobrolin.id — Belum lama ini santer terdengar TikTok merilis situs web bernama TikTok cash. Katanya, pengguna bisa mendapatkan uang dari aplikasi media sosial ini dengan beberapa cara. Tentu saja kabar tersebut menjadi salah satu harapan bagi pengguna TikTok yang hampir menghabiskan sebagian besar waktunya di aplikasi media sosial ini. Namun, agaknya kamu harus bersabar karena saat ini ternyata TikTok cash diblokir oleh Kominfo.

Setelah berita pemblokiran tersebut keluar, pihak TikTok cash sendiri belum memberikan tanggapan resmi.

Kabarnya, pengguna bisa mendapatkan uang dengan cara menonton beberapa video di TikTok cash. Situs tersebut digadang-gadang bisa menjadi platform bagi para konten kreator TikTok untuk mendapatkan penghasilan.

Situs tersebut baru bisa digunakan setelah pengguna melakukan registrasi dengan cara mendaftarkan nomor telepon dan alamat email. Nantinya, pengguna harus membeli paket keanggotaan sekitar Rp89.000 untuk beberapa periode.

Namun, ternyata pihak TikTok Indonesia menegaskan bahwa situs tersebut bukan bagian dari TikTok. Dilansir dari cnnindonesia.com, Catherine Siswoyo, pimpinan komunikasi TikTok Indonesia meminta kepada para pengguna berhati-hati terhadap penawaran tersebut.

“Baru-baru ini, kami mengetahui bahwa ada situs web yang menggunakan nama TikTok dan meminta uang dari pengguna. Situs web ini sama sekali tidak terafiliasi dengan TikTok. Kami tidak akan dan tidak pernah meminta uang dari Anda,” papar Catherine seperti dikutip dari cnnindonesia.com.

Nah, lho! Ternyata situs tersebut bukan merupakan situs resmi dari TikTok yang selama ini kamu gunakan. Jadi, pantas saja situs tersebut diblokir karena bisa merugikan pengguna dan TikTok itu sendiri.

Saat ini, situs TikTok cash terpantau sudah tidak bisa diakses. Selain situs tersebut, Kominfo juga akan memblokir media sosial yang terafiliasi dengan situs tersebut.

Pemblokiran tersebut dilakukan karena situs tersebut tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan atau OJK. Oleh karena itu, OJK mengirimkan surat pemblokiran tersebut. Pasalnya, situs tersebut telah digunakan untuk mengumpulkan dana dari masyarakat dan mengelolanya sebagai investasi tanpa izin.

daur ulang sampah

Sekarang Bisa Dapat Uang dari Daur Ulang Sampah Lewat Aplikasi Duitin

resep wedang

Resep Berbagai Macam Wedang, Buat Menghangatkan Tubuh di Musim Hujan