in , ,

Tilang Elektronik Akan Diterapkan di Beberapa Kota, Apakah Kotamu Termasuk?

Hayo patuhi aturan lalu lintas ya, guys!

tilang elektronik
foto: Unsplash

Ngobrolin.id Tilang elektronik atau e-TLE sudah diuji coba sejak beberapa tahun terakhir ini di beberapa titik lokasi di Kota Jakarta. Nah, dengar-dengar, sebentar lagi tilang tersebut bakalan diterapkan di beberapa kota lainnya.

Tilang elektronik merupakan implementasi teknologi untuk mencatat pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan saat berlalu lintas. Penilangan akan dilakukan secara elektronik agar para pengendara bisa lebih tertib. Hayo… ngaku, siapa yang sampai saat ini masih kurang tertib? Padahal, tertib berlalu lintas menjadi kunci utama keselamatan dalam berlalu lintas, lho.

Sistem tilang akan diberlakukan di tiga Polda dan empat Polresta. Tepatnya, di Polda Jawa Barat, Polda Riau, dan Polda Jawa Tengah. Sementara itu, empat polresta terpilih adalah Polresta Jambi, Polresta Gresik, Polresta Batam, dan Polresta Padang.

Di Jawa Barat sistem e-TLE akan diterapkan di dua wilayah, yaitu Kota Bandung dan Kota Cirebon. Sementara itu, di Jawa Tengah sistem tilang ini akan diterapkan di Semarang, Solo, dan Banyumas.

Untuk tahap awal, Korlantas Polri akan menyiapkan 166 kamera CCTV yang dipasang untuk memantau arus lalu lintas di Polda dan Polres yang sudah dipilih. Peluncuran e-TLE rencananya akan dilakukan pada 17 Maret 2021 dan dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara virtual. Nantinya, sistem tilang ini akan diterapkan di seluruh wilayah di Indonesia.

Dilansir dari etle-pmj.info, proses tilang akan berlangsung ketika perangkat yang sudah dipasang menangkap pelanggaran lalu lintas yang terjadi dan mengirimkan media (barang bukti pelanggaran) ke Back Office e-TLE di Regional Traffic Management Centre (RTMC) Polda Metro Jaya. Setelah itu, petugas akan mengidentifikasi data dengan menggunakan electronic registration & identification sebagai sumber data.

Kemudian petugas akan mengirimkan surat konfirmasi ke alamat publik kendaraan bermotor agar pemilik kendaraan mengonfirmasi pelanggaran yang sudah terekam. Pemilik kendaraan bisa melakukan konfirmasi melalui website atau datang langsung ke kantor subdirektorat penegakan hukum. Surat konfirmasi merupakan langkah awal dari serangkaian proses tilang, kamu diberikan waktu untuk mengonfirmasi tilang selama 8 hari setelah surat tersebut keluar.

Setelah itu, petugas akan menerbitkan tilang dengan metode pembayaran via BRIVA untuk pelanggaran yang sudah terverifikasi.

KFC dan McD

Seperti Anak Kembar, Ini Dia Perbedaan antara KFC dan McD, Kamu Tim Mana?

kaktus koboi

Kaktus Koboi, Tanaman Hias yang Sedang Digandrungi untuk Dekorasi Rumah