in ,

Tingkatkan Kemampuan Fokus dengan Latihan Musik

tingkatkan kemampuan fokus
Foto: Pixabay

Ngobrolin.id — Tahukah kamu? Latihan bermusik bisa menghasilkan beberapa manfaat kognitif yang tak terduga. Sebuah studi baru menunjukkan bahwa latihan musik dapat tingkatkan kemampuan fokus seseorang dan menghilangkan gangguan. Seperti kita ketahui, manfaat musik untuk otak manusia sangat banyak.

tingkatkan kemampuan fokus
Foto: Pixabay

Beberapa penelitian menunjukkan, latihan musik mampu meningkatkan aliran darah di otak yang terlibat dalam pemrosesan bahasa. Penelitian yang lebih baru menyebutkan kalau mendengarkan musik bahkan dapat memotivasi otak untuk belajar dengan merangsang jaringan saraf yang terkait dengan pemrosesan hadiah.

Kemudian saat ini, sebuah studi baru menunjukkan berlatih musik mungkin juga berpengaruh pada kontrol atensi. Peneliti yang dipimpin oleh Paulo Barraza dari Pusat Penelitian Lanjutan dalam Pendidikan di Universitas Chili di Santiago meneliti hubungan antara pelatihan musik dan perhatian. Para ilmuwan memublikasikan temuan mereka di jurnal Heliyon.

Dalam makalah mereka, Barraza dan rekannya menjelaskan sistem atensi otak terdiri atas tiga subsistem, masing-masing dengan jaringan saraf yang secara anatomis berbeda. Tiga subsistem ini sesuai dengan jaringan peringatan, orientasi, dan kontrol eksekutif.

Jaringan otak yang waspada membuat kita siap untuk bertindak. Jaringan orientasi membantu kita membedakan antara informasi sensorik yang relevan dan tidak relevan dan membantu kita beralih fokus. Jaringan kontrol eksekutif membantu kami memblokir informasi yang mengganggu dan juga terlibat dalam kontrol atensi top-down.

Untuk studi mereka, para peneliti meminta 18 musisi profesional dan 18 peserta nonmusik mengambil tes jaringan atensi standar. Para musisi adalah pianis terlatih yang telah berlatih musik selama 12 tahun. Sebagai bagian dari tes, para peserta harus melihat berbagai gambar yang dengan cepat melintas di depan mata mereka.

Tim mengukur perilaku reaktif peserta dengan mengukur berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk merespons perubahan gambar. Waktu reaksi yang lebih lama menunjukkan kontrol atensi yang kurang efisien.

Rata-rata, musisi terlatih mencetak 43,84 milidetik (ms) untuk subsistem peringatan, 43,70 ms untuk yang berorientasi, dan 53,83 untuk jaringan eksekutif. Sebagai perbandingan, nonmusisi masing-masing mencetak 41,98 ms, 51,56 ms, dan 87,19 ms. Hal terpenting adalah kontrol atensi meningkat secara proporsional dengan jumlah tahun dalam pelatihan musik yang dimiliki para peserta.

“Temuan kami menunjukkan kemampuan kontrol atensi penghambatan yang lebih besar pada musisi daripada bukan musisi,” ujar Barazza seperti dilansir Medical News Today.

Ia menambahkan musisi profesional dapat lebih cepat dan akurat menanggapi dan fokus pada apa yang penting untuk melakukan tugas. Mereka juga lebih efektif menyaring rangsangan yang tidak relevan daripada orang yang tidak berlatih musik. Selain itu, keuntungan ditingkatkan dengan peningkatan tahun latihan.

cara untuk bisa berhenti merokok

Lagi Cari Cara untuk Bisa Berhenti Merokok? Coba Terapi Ini

remaja yang mandiri

Remaja yang Mandiri dapat Terhindar dari Tekanan Saat Kuliah