in

Tips Aman Mengemudi di Tengah Kepungan Asap Kebakaran Hutan

tips aman mengemudi di tengah kepungan asap
Foto: Google Image

Ngobrolin.id — Dampak kebakaran hutan sangat buruk bagi lingkungan. Asap tebalnya tak hanya menjadi penyebab polusi udara, tapi juga sangat mengganggu pengendara di jalanan karena mengurangi jarak pandang. Jika hal ini terjadi, adakah tips aman mengemudi di tengah kepungan asap akibat kebakaran hutan itu?

Isu karhutla (kebakaran hutan dan lahan) belakangan ramai diperbincangkan lagi. Lokasi kejadiannya berada di Sumatera dan Kalimantan yang juga menghasilkan puluhan titik panas (hotspot) sumber asap.

Pengamat keselamatan lalu lintas dari Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Palubuhu mengatakan buat mengantisipasi kepungan asap di jalan raya, pengemudi harus memastikan kendaraannya memiliki lampu kabut.

Menyalakan lampu saat dikelilingi asap bisa membantu meningkatkan visibilitas. Selain itu, sinar lampu juga bisa jadi bentuk komunikasi dengan pengguna jalan lainnya. Lampu kabut yang menyinari area bawah pancaran sinar lampu utama disebut mampu membantu menyinari ‘menembus’ asap.

“Asap sulit ditembus lampu biasa. Dengan lampu kabut juga pengguna jalan lain bisa tahu keberadaannya. Dan pengemudi akan mudah mendeteksi objek samar-samar karena asap,” kata Jusri seperti dilansir CNN Indonesia, Sabtu (17/8).

Menurut Jusri, mengemudi di tengah asap mirip saat terjebak di daerah perbukitan yang penuh kabut. Dalam kondisi seperti ini pengemudi wajib menurunkan kecepatan di bawah batas normal.

“Perilaku yang dianjurkan sama, yaitu mengurangi kecepatan di bawah kondisi ideal,” ujar dia.

Jika asap benar-benar pekat dan pandangan terganggu, menurut Jusri pengemudi sangat disarankan berhenti. Lalu, pengemudi disarankan segera cari lokasi aman sampai asap di jalan raya berkurang.

“Daripada memaksa, ini sama saja dengan berkendara menggunakan mata tertutup,” katanya.

Bagi pengguna sepeda motor, Jusri menyarankan agar selalu menggunakan jaket, helm, sepatu, kacamata, dan masker. Namun, jika asap terlalu tebal sebaiknya menunda perjalanan karena asap bisa merusak sistem pernapasan.

WhatsApp Web

Dua Fitur Anyar yang Bakal Ada di WhatsApp Web

aplikasi online dating

Hindari Tipe Cowok Seperti Ini di Aplikasi Dating Online