in

Tips Membuat Cover Letter yang Menarik Recruiter

Pikat recruiter dengan cara ini

cover letter
Foto: freepik

Ngobrolin.id — Saat melamar pekerjaan, tentu kamu tidak hanya mengirim CV. Kamu perlu mencantumkan cover letter sebagai pendamping CV. Tujuan pembuatan cover letter ini untuk meyakinkan recruiter untuk mempertimbangkan pelamar seperti kamu.

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk membuat cover letter milikmu jadi lebih menarik. Selain itu, pastikan cover letter yang kamu buat tidak biasa dan tidak membosankan. Terbayang, dong, rasanya jadi recruiter yang membaca puluhan, ratusan, bahkan ribuan pelamar.

Awali dengan salam pembuka yang sopan. First impression adalah segalanya saat melamar pekerjaan. Berhubung mereka pertama kali mengenalmu dari berkas yang kamu kirimkan, mengucapkan salam pembuka akan menunjukkan sopan santunmu di dunia nyata.

Buka dengan kalimat yang meyakinkan. Barulah kamu bisa masuk ke dalam inti cover letter, yakni menceritakan hal-hal tentang dirimu. Hindari penggunaan kalimat pembuka yang sangat umum seperti ‘saya melamar pekerjaan pada posisi ini’ atau mencantumkan informasi yang terdapat pada CV kamu. Mengapa?

Sekali lagi, jumlah pelamar yang melamar posisi yang sama denganmu itu banyak! Agar dilirik oleh recruiter, kamu harus memastikan bahwa cover letter yang kamu buat tidak mengulang isi dari CV kamu. Jangan sampai recruiter justru merasa bosan karena isi dari cover letter kamu sudah kamu jelaskan dengan detail di dalam CV atau bahkan judul e-mail yang kamu kirim.

Sebisa mungkin, manfaatkan isi cover letter untuk menggambarkan diri kamu di dalamnya. Tuliskan juga minat dan ketertarikan kamu di bidang yang hendak kamu lamar. Pastikan isinya sesuai dengan kriteria pekerjaan dan perusahaan yang kamu lamar, ya.

Walaupun kamu diberi kesempatan untuk menuliskan minat dan ketertarikan kamu, bukan berarti kamu harus menjabarkannya sedetail mungkin. Tulis yang sekiranya recruiter perlu ketahui tentang kamu.

Membuat cover letter yang menarik memang agak trciky. Sekali recruiter merasa bosan, mereka bisa langsung berpaling dari berkas milikmu. Oleh karena itu, pastikan narasi tentang dirimu yang kamu buat nggak membosankan, ya! Kamu bisa baca berulang kali terlebih dahulu. Minta pendapat orang terdekat juga boleh, kok.

Jika first impression adalah segalanya, penutup adalah kalimat yang akan diingat oleh recruiter saat mengakhiri membaca cover letter milikmu. Pastikan kamu menuliskan kalimat yang singkat dan jelas, serta memberikan kesan tegas pada cover letter.

Terakhir, cek grammar (ejaan)! Nggak lucu, dong, kalau sudah serius eh ternyata ada yang typo. Yup! Sudah siap melamar pekerjaan sekarang juga, kan?!

menemukan teman terbaik untuk anak

Cara Bantu Menemukan Teman Terbaik untuk Anak

cara resign

Jangan Kabur! Ini Cara Resign yang Baik