in

Tips Membuat Video Kuliner yang Bikin Ngiler Viewer

Ngobrolin.idVideo kuliner kini banyak berseliweran di berbagai kanal sosial media. Mulai dari video mukbang, resep menggugah, hingga makanan-makanan unik dari berbagai penjuru dunia kerap menghinggapi timeline kita. Pernah kepikiran nggak sih buat bikin video kuliner juga? Yuk, intip tips berikut agar videomu juga bisa menggugah selera.

Jika kamu ingin membuat video kuliner, kuliner apa pun itu, langkah awalnya adalah memilih jenis makanan yang tepat. Mulai dari mukbang hingga resep kreasimu, memilih makanan yang kamu suka dan cocok dengan seleramu akan membuatmu lebih bersemangat ketika membuat video.

Hasilnya? Tentu saja akan jauh lebih bagus daripada kamu mengonsumsi makanan yang bukan ‘kamu banget’. Memang, untuk mendapatkan sesuatu yang bagus harus benar-benar dari dalam hati.

Tips berikutnya ini teknis banget, guys. Sayangnya, belum banyak yang melakukan ini dengan benar. Perhatikan pencahayaan agar makanan yang kamu videokan tampak lebih memikat mata.

Pencahayaan yang cukup ini bisa kamu dapatkan dengan baik kalau kamu shooting di dalam ruangan misalnya saat mukbang atau membuat menu masakan di dapur. Bila kamu sedang membuat video makanan di luar terutama saat matahari sudah tenggelam dan semua tampak gelap. Kamu bisa gunakan flash! Eits, tapi jangan sampai mengganggu orang lain, ya.

Tips berikutnya yang nggak kalah penting adalah perhatikan suara yang dihasilkan oleh videomu. Kamu bisa gunakan alat bantu seperti mikrofon bila suara di sekitarmu terlalu berisik. Selain itu, penggunaan mikrofon ini juga akan membuat penonton videomu lebih tertarik. Terlebih jika kamu membuat video kuliner tentang makanan yang ada suaranya seperti keripik.

Dua elemen penting dalam video, yaitu visual dan audio nggak boleh kelewatan ya, guys. Sebab, penontonmu tentu tidak dapat mencium aroma masakan sesedap apa pun itu. Jadi, pastikan kamu menayangkan dan memberikan suara yang jelas agar mereka dapat membayangkan dengan baik.

Lalu, bagaimana agar penontonmu tetap mengerti aroma dan rasa masakan yang tidak bisa dimasukkan dalam video? Kuncinya ada di kamu.

Kamu bisa menjelaskan dengan detail apa yang kamu rasakan, aroma yang kamu hirup, atau sensasi apa yang kamu alami saat mengonsumsi makanan tersebut. Penjelasan dengan detail ini nggak melulu harus diomongin, lho.

Kamu bisa gunakan mimik muka yang mendukung pendapatmu. Misalnya, ketika kamu kepedasan akibat mencoba makanan pedas, ya kamu harus meyakinkan bahwa kamu benar-benar terasa pedas. Begitu pula dengan makanan manis, dingin, ataupun rasa lainnya.

Penonton juga akan lebih tertarik jika kamu mengulik sisi lain dari makanan yang kamu konsumsi. Misalnya, dari segi sejarah atau cara pembuatannya. Sertakan pula tips agar mereka bisa mencobanya juga, ya.

penyakit paru-paru

Penyakit Paru-paru yang Paling Umum Melanda

Mengatur keuangan dengan pasangan

Atur Pengeluaran dengan Pasangan Lewat Langkah Sederhana Ini