in

Tips Memilih Masker Debu, Jangan Salah Pilih!

cara memilih masker antidebu
Foto: freepik

Ngobrolin.id — Memilih masker debu memang tidak bisa sembarangan. Apalagi dengan meningkatnya polusi udara di sekitar, tanggung jawab kita untuk menjaga agar pernapasan tetap normal. Yuk, simak cara memilih masker antidebu yang baik biar nggak salah pilih.

Pertama, pilih masker yang memenuhi standar internasional. Ada beberapa kriteria yang diterapkan untuk pembuatan masker ini. Mulai dari uji terhadap debu padat dan cair, hingga uji filter bagian dalam masker. Filter ini harus sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Kedua, pilih jenis masker sesuai kebutuhan kamu. Ada jenis masker yang hanya bisa digunakan satu kali pemakaian. Masker jenis ini disebut sebagai tipe disposable. Sementara, ada juga jenis masker yang bisa digunakan berulang kali, atau tipe masker replaceable.

Masker yang hanya bisa dipakai sekali baik untuk digunakan pada keadaan khusus. Misal, saat bencana alam ataupun debu dan polusi yang lebih banyak dari biasanya. Sementara, jika kamu berada di rumah, perjalanan menuju kantor atau kampus, serta berada di industri kecil rumahan, lebih baik menggunakan masker yang bisa dipakai berulang kali.

Kelebihan masker replaceable ini tentu saja lebih awet. Namun, perawatan juga diperlukan agar masker tetap bersih dan bisa digunakan sesuai fungsinya. Jangan sampai salah pilih, ya. Masker disposable ditulis dengan lambang ‘D’, sedangkan masker replaceable bisa dikenali dari logo ‘R’.

Ketiga, pilihlah masker sesuai dengan lingkungan kerja tempatmu berada. Ada dua jenis masker yang harus kamu pahami, yakni tipe yang tahan terhadap solid dust dan tipe yang tahan terhadap liquid dust.

Masker yang lolos terhadap uji debu padat akan diberi logo ‘S’. Kriteria untuk mendapatkan logo ini adalah tahan terhadap partikel yang sangat halus hingga PM 2,5. Masker ini haruslah tahan serbuk kecil atau serbuk kayu tanpa tembus masuk ke bagian pernapasan.

Sementara, masker yang bisa lolos uji pada benda cari dilabeli dengan logo ‘L’. Dengan logo ini, masker tersebut menerangkan bahwa ia telah lolos uji zat cair misalnya kabut minyak.

Langkah ketiga adalah periksa kembali golongan masker yang akan kamu gunakan. Ada tiga golongan masker antidebu, yakni golongan 1, 2, dan 3.

Masker antidebu golongan 1 bisa menyaring dan mengumpulkan partikel sebanyak 80 persen atau lebih. Sementara, golongan 2 bisa menyaring 95 persen atau lebih. Dan, golongan 3 bisa menyaring 99 persen partikel atau lebih. Di Indonesia, kamu cukup menggunakan masker golongan 2.

Yang terakhir, pilih masker debu yang cocok dengan ukuran dan bentuk wajah kamu. Masker yang longgar bisa memudahkan debu masuk ke sistem pernapasan, sedangkan masker yang terlalu sempit justru akan mengganggu kamu bernapas.

jenis masker debu

Ini Beda Jenis Masker Debu

jenis masker antidebu

Niat Hingga Darurat, Ini Masker Antidebu yang Bisa Dicoba