in , ,

Tips Mengelola THR di Tengah Pandemi

jangan sampai THR cepet hilang

mengelola THR
Foto: pixabay

Ngobrolin.id THR menjadi kabar gembira yang dinantikan menjelang hari raya Idulfitri tiba. Biasanya THR tersebut dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan hari raya, seperti membeli baju baru, modal mudik, angpao sanak saudara, serta kebutuhan lainnya yang selalu diperlukan pada hari raya. Sepertinya, saat ini kamu harus lebih pintar mengelola THR agar tetap bisa berbagi dengan kondisi keuangan yang kurang baik di tengah pandemi Covid-19.

Sebelum digunakan untuk hal yang bersifat tidak penting, kamu harus membuat daftar kebutuhan apa saja yang bisa dibayarkan melalui uang THR, seperti zakat, kebutuhan menjelang Idulfitri, alokasi dana darurat, membayar utang, dan kebutuhan sekolah—mengingat lebaran kali ini sangat berdekatan dengan tahun ajaran baru.

Kamu bisa membuat skala prioritas dari daftar yang sudah dibuat. Urutkan kebutuhan yang paling penting dan harus dilaksanakan. Misalnya zakat, zakat fitrah merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh umat Islam yang mampu. Setelah itu, kamu bisa memasukkan daftar lain yang cukup penting.

Jangan hamburkan seluruh uang THR hanya untuk jangka pendek, sisakan untuk tabungan dan mengisi pos dana darurat. Akan lebih baik lagi kamu menyisihkan THR untuk diinvestasikan. Misalnya, dibelikan barang berharga atau diinvestasikan dalam instrumen investasi, seperti reksadana.

Dana darurat sangat bermanfaat untuk melindungi keuangan kamu dari berbagai risiko yang bisa saja datang di masa yang akan datang. Namun, semua itu kembali lagi dengan kondisi keuangan kamu. Jika masih ada keperluan yang lebih mendesak dibandingkan dana darurat dan investasi, sebaiknya tuntaskan terlebih dahulu keperluan tersebut dengan uang THR agar hidup kamu menjadi lebih nyaman.

Setelah semua hal penting seperti tabungan dan kebutuhan pokok terpenuhi dan ternyata uang THR masih tersisa, kamu bisa menuntaskan hasrat berbelanja. Kamu bisa melakukannya dengan membuat daftar kembali. Daftarkan barang apa saja yang ingin dibeli.

Buatlah skala prioritasnya agar lebih mudah mengelola THR, mana barang yang paling harus dibeli dan barang yang masih bisa ditunda untuk dibeli. Jangan sampai belanja berlebihan, apalagi sampai melakukan panic buying atau impulsive buying.

asal kata mudik

Asal Usul Kata Mudik yang Kerap Terdengar Menjelang Lebaran

shalat idulfitri di rumah

Fatwa MUI tentang Pelaksanaan Shalat Idulfitri di Rumah