in

Tips Menyelesaikan To Do List Ala Ngobrolin

Yuk, selesaikan perlahan tapi pasti

menyelesaikan to do list
Foto: freepik

Ngobroblin.id — Punya segudang rencana tapi takut berakhir wacana? Yuk, mulai rutinkan diri untuk menuliskannya pada daftar pekerjaan yang akan kamu lakukan, atau bekennya disebut sebagai to do list. Sayangnya, kita sering kali membuat tanpa menyelesaikan to do list tersebut.

To do list dibuat untuk memudahkan kamu mengingat apa-apa saja yang akan kamu lakukan. Mulai dari kegiatan, daftar belanjaan, hingga hal detail lainnya dapat kamu tuliskan di sini. Kamu pun bisa memilih menuliskan to do list di kertas ataupun di buku.

Agar nggak berakhir sebagai wacana, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah dengan merinci pekerjaan yang akan kamu kerjakan. Tulis serinci mungkin di catatan, ya. Semakin rinci, kamu akan menyadari berapa waktu yang kamu butuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Biasanya, suatu pekerjaan memiliki estimasi waktu tertentu. Jadi, kamu pun akan dengan sendirinya mengatur jadwal dan tidak terlalu muluk-muluk saat memberikan deadline. Dengan demikian, kamu bisa menyesuaikan kapasitas dan waktu bekerjamu.

Terkadang, wacana yang terjadi atas suatu rencana disebabkan oleh beban kerja yang terlalu berat. Misalnya, kamu harus mondar-mandir lima kali dalam sehari untuk melakukan tugas. Namun, waktu yang dimiliki hanya cukup untuk tiga kali perjalanan. Oleh karena itu, pentingnya memasang target waktu dan menyesuaikan kembali dengan pekerjaanmu.

Langkah berikutnya adalah dengan menyusun skala prioritas. Buatlah to do list milikmu berdasarkan batas waktu alias deadline. Lakukan yang terlebih dahulu harus diselesaikan, baru kemudian dilanjutkan dengan daftar berikutnya.

To do list yang disusun berdasarkan prioritas akan membuatmu lebih mudah saat melakukannya secara berurutan. Daftar kegiatan ini akan lebih aman dari ‘wacana’ ketimbang kamu menuliskannya secara acak.

Terakhir, sangat penting untuk melakukan evaluasi terhadap to do list yang sudah kamu buat. Nggak perlu kecewa ketika kamu nggak memenuhi seluruh target yang ada. Kamu justru bisa mengambil hikmah bahwa kapasitas dan kemampuanmu ternyata ada batasnya.

Menjadwalkan apa yang akan dilakukan memang menyenangkan. Namun, akan lebih menyenangkan bila semuanya benar-benar dilakukan. Yuk, jangan malas untuk menuliskan rencana dengan detail dan rinci agar nggak berakhir wacana seperti yang sudah-sudah.

lelah bekerja

Capek Kerja, Apa yang Seharusnya Kamu Dapat?

camilan pelengkap kopi

Camilan Ini ‘Jodoh’ Sempurna Bagi Kopi