in ,

Tips Merawat Sukulen agar Tidak Layu

Meski gak perlu sering-sering disiram, sukulen juga memerlukan perawatan yang benar lho!

merawat sukulen
foto: Pixabay

Ngobrolin.id — Sukulen menjadi salah satu tanaman hias yang saat ini sedang digandrungi banyak orang. Alasannya sederhana, yakni memiliki penampilan yang menarik, bentuknya unik, tidak sulit dirawat, dan dapat disimpan di dalam ruangan. Namun, ternyata merawat sukulen tidak semudah yang kamu kira, lho!

Kesalahan saat merawat sukulen dapat membuat penampilan tanaman cantik ini berubah menjadi tidak menarik dan layu. Tanaman akan menggugurkan daunnya dan pertumbuhannya terlihat merana. Nah, daripada salah ketika merawat sukulen, sebaiknya simak beberapa tips di bawah ini!

Hindari tempat yang terkena air hujan

Jangan simpan sukulen di daerah yang terkena air hujan karena sukulen tidak membutuhkan banyak air untuk bertahan. Kamu perlu menjaga kondisi area tetap kering dalam kurun waktu yang lama untuk mencegah overwatering. Daerah yang sering terkena hujan gerimis tidak cocok dijadikan tempat untuk menyimpan tanaman karena bisa membuat tanaman rusak dan mudah busuk.

Penyiraman sukulen

Salah satu hal wajib yang perlu diperhatikan adalah penyiraman. Tanaman mungil nan cantik ini gak bisa menerima banyak air. Makanya, kamu hanya perlu menyiramnya 1—3 kali dalam sepekan. Biar gak bingung ketika ingin menentukan kapan waktu yang tepat untuk menyiram sukulen, kamu bisa mengecek terlebih dahulu kondisi media tanam.

Caranya cukup mudah, masukkan ujung jari ke pot. Jika media tanam tersebut masih terasa lembap, sukulen tidak perlu disiram. Namun, jika media tanam tersebut sudah terasa kering, segera lakukan penyiraman secukupnya. Jangan sampai air siraman menggenangi media tanam.

Penyiraman sebaiknya dilakukan langsung pada media tanah. Jangan sampai ada bulir air yang menggenang pada daun karena bulir tersebut dapat membiaskan cahaya lebih intens dan membuat daun busuk.

Jemur sukulen secara rutin

Sukulen yang disimpan di dalam ruangan perlu dijemur sesekali selama 5—6 jam agar tanaman mendapatkan cahaya matahari. Tapi, kamu tidak bisa meletakkan tanaman di tempat yang terpapar cahaya matahari secara terus-menerus. Hal ini karena malah akan menyebabkan daun tanaman terbakar sehingga muncul noda kehitaman.

jatuh cinta dengan sahabat

Jatuh Cinta dengan Sahabat Sendiri, Indah Tapi Ragu

tempat bulan madu

Rekomendasi Tempat Bulan Madu yang Romantis