in

Tips Perawatan Mesin Motor Matik Supaya Nggak Mogok

perawatan mesin motor matik
Foto: Google Image

Ngobrolin.id — Kalau kamu sadar, motor matik menjadi tren otomotif di Tanah Air sejak era 2000-an. Populasi motor matik saat ini bahkan sudah menyaingi motor bebek dan motor sport. Tapi yang perlu kamu tahu, perawatan mesin motor matik sebenarnya mirip dengan cara merawat sepeda motor bebek.

Teknologi yang digunakan pada motor matik sendiri juga berjalan beriringan dengan teknologi yang diterapkan pada motor bebek masing-masing pabrikan. Selain perawatan harian, servis mesin di bengkel resmi juga lebih menjamin kualitas pengerjaan.

Nah, kalau kamu punya motor matik dan ingin kendaraanmu selalu dapat diandalkan, berikut ini beberapa tips sederhana perawatan harian untuk motor matik.

Panaskan motor tiap hari

Setiap pagi, usahakan sebisa mungkin untuk menghidupkan mesin selama 5 hingga 10 menit. Panaskan mesin sebelum mulai digunakan beraktivitas agar oli yang berdiam dalam mesin bergerak dan melumasi komponen mesin secara merata. Jangan lupa untuk menggunakan kick starter untuk mengurangi risiko baterai motor cepat habis.

Cara menarik gas

Terlalu sering memainkan gas secara tiba-tiba ternyata juga berpengaruh pada usia mesin. Contoh, ketika dalam kecepatan rendah lalu menarik gas penuh dan begitu pula sebaliknya. Kebiasaan seperti ini berpengaruh pada kondisi van belt yang berfungsi sebagai rantai motor matik dan terbuat dari bahan karet. Saat servis mesin 3 tahunan, biasanya kamu direkomendasikan untuk mengganti komponen ini.

Servis mesin dan ganti oli rutin

Pergantian oli mesin biasanya dilakukan tiap 1.000 km, sedangkan pergantian oli transmisi (oli gardan) maksimal 5.000 km. Atau, mudahnya lagi, kamu bisa menjadwalkan penggantian ini rutin tiap 2 atau 3 bulan sekali sambil melakukan tune up mesin. Pilih oli yang sesuai dengan yang dianjurkan pabrikan.

Baterai

Baterai atau yang dikenal dengan nama aki ini cukup sulit untuk mendeteksi sisa tenaga yang tersimpan di dalamnya. Hanya ada tanda-tanda mendadak seperti mesin tidak menyala dengan elektrik starter, lampu meredup, dan lain sebagainya.

Tune up

Ternyata ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan saat melakukan tune up di bengkel untuk memastikan kondisi motor matikmu. Sebaiknya, tune up alias penyetelan ini dilakukan di bengkel resmi untuk memastikan kualitas pengerjaan dan keaslian sparepart-nya.

Tanyakan pada mekanik terkait kondisi mesin meliputi oli, karburator, van belt, roller hingga kondisi aki jika memungkinkan. Servis ini sebaiknya dilakukan 3 bulan sekali.

tips skripsi agar cepat lulus

Pusing Skripsi? Lakukan Ini agar Cepat Selesai

warna baju kece untuk kulit sawo matang

Warna Baju yang Kece untuk Kulit Sawo Matang