in

Varian Kroket di Mancanegara, Ternyata Terkenal!

varian kroket
Foto: pixabay

Ngobrolin.id — Pasti sudah nggak asing, dong, sama makanan yang satu ini? Kroket adalah olahan kentang yang diberikan isian dan digoreng dengan minyak panas. Rasanya yang lezat membuat kroket jadi salah satu camilan favorit. Eits, ternyata varian kroket nggak cuma ada di Indonesia, lho.

Kata kroket sendiri diserap dari bahasa Belanda, croquette, yang dieja krou-ket. Dikenal berasal dari Eropa, awalnya kroket menggunakan bahan berupa daging giling, kerang, ikan, daging ham, keju, kentang tumbuk atau sayuran, yang diadon dengan saus putih bechamel dan brown sauce.

Bahan-bahan ini kemudian dicampurkan ke dalam roti putih, telur, bawang merah, rempah, wine, susu, beer, dan beberapa bahan lainnya. Kroket kemudian dibentuk silinder, pipih, atau oval. Kroket digoreng dengan minyak goreng.

Kata croquette yang dikenal di Belanda sendiri berasal dari bahasa Prancis. Artinya ‘untuk mengeraskan’ suatu adonan ketika digoreng. Seiring berjalannya waktu, olahan yang satu ini mulai digemari di penjuru dunia dan menjadi makanan siap saji.

Kroket yang terbuat dari kentang tumbuk dengan beragam isian sering disajikan sebagai makanan camilan saat musim dingin. Terutama, saat sedang momen natal. Semakin berkembangnya zaman, kroket tak melulu hadir dengan bentuk lama.

Kini, kamu bisa menemukan olahan ini tanpa menggunakan kentang, melainkan dengan keju, daging, rebusan daging dan sayuran atau goulash, dan kadang diisi dengan saus putih bechamel. Saus ini sendiri merupakan perpaduan dari campuran tepung dan lemak yang diberi tambahan susu.

Di Spanyol, kroket dibuat dengan daging ayam dan masuk dalam menu makanan pembuka. Sementara di Brazil, kroket terbuat dari daging sapi. Kroket dijual sebagai hidangan khas dari Jerman. Adapun Meksiko menyajikan kroket dengan ikan tuna dan kentang. Ketiga negara ini menyebutnya dengan nama croquettes.

Di Ceko, kamu bisa menemukan makanan bernama krokery. Makanan ini merupakan kroket dengan bentuk bundar kecil. Krokery terbuat dari kentang, telur, tepung terigu, dan mentega. Sementara di Kuba, kroket terbuat dari daging ham, daging babi, daging ayam, atau campuran ketiganya.

Jika kamu berkunjung ke Tampa, Florida, Amerika Serikat, kamu akan menemukan kroket dengan daging kepiting yang dilapisi tepung panir. Masyarakat setempat menyebutnya sebagai deviled crab atau croqueta de jaiba.

Sementara di India, dikenal alu-tikki, yaitu kroket kentang khas India Utara. Makanan ini dikonsumsi sebagai camilan dan kerap disebut sebagai cutlet. Tak jauh dari India tepatnya di Bangladesh, kamu juga bisa menjumpai makanan sejenis bernama alu-chop. Hanya saja, bagian tengahnya diisi dengan daging sapi.

Tak hanya di Amerika dan Eropa, kroket juga digemari masyarakat Asia. Di Jepang, ada makanan bernama korokke. Makanan ini dibuat dari kentang berbentuk agak pipih. Isinya beragam, mulai dari sayur, daging sapi, daging babi, atau campuran. Di Filipina, kamu juga bisa menjumpai croqueta, yaitu kroket kentang berisi daging atau ikan.

manfaat minyak argan

Kenali Manfaat Minyak Argan untuk Kepala dan Rambut

Novel Tentang Kamu

Tere Liye: Tentang Kamu, Tentang Hidup, dan Tentang Berjuang