in ,

Viral, Ini Gunung Piramida di Bondowoso

Gunung Piramida di Bondowoso
Foto: instagram tryanha

Ngobrolin.id — Mendaki gunung jadi salah satu kegiatan hiburan yang menyenangkan, bukan? Dengan mendaki gunung, pikiran pun akan menjadi lebih rileks dan tentu saja bisa mengobati mata dan telinga yang lelah dengan suasana kota. Salah satu gunung yang bisa kamu daki adalah Gunung Piramida di Bondowoso.

Berawal dari hilangnya seorang pendaki yang masih berusia belasan, Thoriq Rizki, gunung yang satu ini kian mendapat sorotan. Sebelumnya, nama Gunung Piramida sendiri tak begitu santer terdengar. Popularitasnya jauh di bawah gunung-gunung besar seperti Gunung Rinjani, Gunung Papandayan, dan Gunung Semeru.

Lokasi Gunung Piramida ini berada di Desa Ardisaeng, Pakem, Bondowoso, Jawa Timur. Gunung yang satu ini berada di kawasan Pegunungan Argopuro atau Hyang. Ada beberapa gunung lain yang lebih kecil. Di sekeliling Gunung Piramida, kamu bisa menjumpai gunung lain, seperti Gunung Salak, Gunung Krincing, dan Gunung Saing.

Sebutan ‘piramida’ sendiri disematkan karena bentuknya yang mirip dengan piramida. Walaupun belum terkenal dan berada di tengah gunung-gunung lainnya, pesona Gunung Piramida tak kalah. Pemandangan alam yang disajikan juga menggoda mata dan hati untuk mendakinya sampai puncak.

Karena belum banyak dikenal, Gunung Piramida di Bondowoso masih tergolong sepi. Salah satu penyebab tidak terkenalnya gunung ini karena jalur pendakian yang belum terlalu mulus. Medan yang dilalui pun cukup berisiko.

Jika kamu tertarik mendaki Gunung Piramida, direkomendasikan untuk melakukan pendakian di siang hari. Pendakian di malam hari tidak disarankan karena sangat berisiko. Kemiringan tebing yang curam menjadi salah satu penyebab. Selain itu, bagian kanan dan kiri Gunung Piramida merupakan jurang dalam yang membahayakan keselamatan.

Gunung dengan ketinggian 1.521 mpdl ini memiliki medan dengan kemiringan lebih dari 70 derajat. Lebar jalan yang bisa dilalui pendaki pun tak lebih dari 5 meter. Trek yang sangat sempit menuju puncak gunung ini populer dengan sebutan jalur punggung naga.

Jika hendak mendaki hingga ke puncak, kamu membutuhkan waktu sekitar 5 jam perjalanan. Sebelum mencapai puncak, kamu akan kesulitan menemukan tanah lapang. Oleh karena itu, tenda pun tidak bisa sembarangan didirikan.

Sebelum mendaki, pastikan seluruh peralatanmu lengkap dan siap digunakan. Jangan lupa berdoa dan tetap berada dalam tim. Dan, jangan pernah mendaki gunung ini sendirian, ya.

Gejala dan tahapan TBC pada anak

Kenali Gejala dan Tahapan TBC pada Anak

ikan asin

Santap Ikan Asin dengan Cara Berikut