in , ,

Viral Kata ‘Oalah’ Masuk KBBI, Ini Penjelasannya

oalah udah masuk KBBI, toh!

oalah
foto: kbbi.kemendikbud.go.id

Ngobrolin.id — Belakangan ini banyak warganet yang heboh karena baru mengetahui bahwa kata ‘oalah’ masuk Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Dilansir dari cnnindonesia.com, ternyata kata oalah sudah masuk KBBI sejak edisi kelima, 2016. Pernyataan tersebut langsung disampaikan oleh Kepala Subbid Pengembangan Sastra, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Badan Bahasa, Azhari Dasman.

Viralnya berita tersebut karena salah satu pengguna yang mengunggah cuitannya di akun Twitter @JuliePutra yang menyampaikan kata ‘oalah’ menjadi kata baku di bahasa Indonesia.

Kamu bisa menemukan kata tersebut dalam KBBI jilid lima atau mengaksesnya melalui kbbi.kemendikbud.go.id. Dalam kamus, oalah yang dibaca oa.lah merupakan kata seru untuk menyatakan rasa terkejut. Seperti, ‘oalah jadi dia pelakunya?’.  Dalam kamus, kata ‘oalah’ diberi label ‘cak’, ini artinya kata tersebut masuk ke ragam bahasa cakapan.

Kata oalah sangat sering terlontar dalam percakapan sehari-hari dan hingga kini masih banyak orang yang beranggapan kata tersebut bukan kata baku.

Sebuah kata bisa masuk KBBI jika sudah dikenal dan digunakan secara luas, sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia secara sematis, leksikal, fonetis, dan pragmatis. Jadi, tidak semua kata bisa masuk ke kamus meski sudah digunakan secara luas oleh masyarakat.

Proses pendaftaran kata ke KBBI dimulai dari menerima usulan kata yang bisa diajukan oleh masyarakat, media massa, atau usulan Balai Bahasa (Badan Bahasa) yang terdapat di 30 provinsi. Setelah usulan masuk, tahap selanjutnya adalah siding komisi istilah. Jika kata tersebut sudah lolos siding, kata dimasukkan ke KBBI, lalu disosialisasikan ke media sosial dan laman resmi Badan Bahasa.

Sekilas info, setiap tahunnya ada 2.000—3.500 kata baru yang masuk KBBI, lho!

Ternyata, salah satu faktor yang menyebabkan kata ‘oalah’ masuk KBBI adalah saran dari masyarakat karena kata tersebut sudah digunakan di banyak daerah. Kata tersebut berasal dari kata ‘owalah’ yang sering digunakan oleh masyarakat di Pulau Jawa dalam percakapan sehari-hari, dan kini kata tersebut tersebar ke beberapa daerah di luar Jawa.

 

kotak waktu

Kotak Waktu, Persahabatan di SMA Emang Kurang Afdol Kalau Belum Musuhan

lippie serum by raecca

Lippie Serum by Raecca, Beneran Bisa Bikin Bibir Cerah?