in ,

Warpat, Tempat Nongkrong Favorit Anak Muda di Puncak

tempat nongkrong yang super murah meriah

warpat
foto: ngobrolin

Ngobrolin.id — Sering bolak-balik kawasan Puncak tapi kamu belum pernah mampir di Warpat? Nama tempat ini mungkin sering kamu dengar menjadi salah satu tujuan anak-anak muda yang gemar bolak-balik puncak hanya untuk merasakan hawa dingin dan menikmati pemandangan hamparan kebun teh.

Warpat sebenarnya merupakan singkatan dari Warung Patra. Warung ini merupakan warung kopi (warkop) yang menyuguhkan pemandangan indah. Warpat memang benar-benar sejatinya warung kopi, tidak ada menu makanan mahal, hanya menu-menu yang biasa kamu jumpai di warung kopi pinggir jalan seperti roti bakar, mi instan, kopi, teh, susu cokelat, dan lain-lain.

Harga makanan di tempat ini pun sangat terjangkau selayaknya warkop yang sering kamu jumpai di kota-kota besar. Bedanya, di tempat ini kamu menikmati secangkir kopi hitam sachet dengan pemandangan kebun teh ditemani udara dingin.

Meskipun jauh dari kesan mewah, tempat ini selalu ramai oleh anak-anak muda, apalagi pada saat akhir pekan. Tidak hanya dari golongan pelajar yang punya uang saku pas-pasan, banyak pekerja atau mereka yang sebenarnya bisa nongkrong di tempat yang lebih mahal justru datang ke warung ini untuk nongkrong bareng bersama kawan-kawannya sambil menikmati suasana Puncak.

Warpat bukan seperti restoran yang memiliki area luas. Di dalam area Warpat sendiri terdiri atas beberapa warung kopi yang berjejer. Kamu bisa memilih salah satunya untuk disambangi. Semua warung tersebut sama-sama memiliki view Puncak yang cukup bagus di area belakang, yang membedakan hanya rasa makanannya. Tapi, memang agak sulit bagi pendatang baru untuk mengetahui warung mana yang enak.

Saat kamu mengunjungi Warpat, sebaiknya cari warung yang memiliki tempat duduk di area balkon belakang yang masih kosong karena itulah yang menjadi daya tarik dari tempat ini. Dari balkon tersebut kamu bisa menikmati pemandangan sambil makan mi instan dan ditemani teh hangat. Tapi, kalau semuanya penuh, ya berarti mau gak mau duduk agak di dalam.

Setiap akhir pekan tempat ini selalu ramai oleh pengunjung yang didominasi oleh anak-anak muda. Kalau kamu menginginkan suasana warung yang sepi, sebaiknya datang pukul 06:00—07:00, karena pada saat itu mungkin para muda-mudi baru saja pulang dari Warpat atau baru berangkat dari tempat kediamannya. Ya, warung ini memang bukan 24 jam nonstop!

Jika kamu berpikir malam hari menjadi waktu yang tepat untuk bersantai di Warpat, kamu salah. Justru malam lebih ramai dibandingkan pagi, apalagi saat anak kuliah libur.

Tempat parkir di Warpat tidak terlalu luas. Pemandangan pertama yang kamu lihat ketika baru sampai di Warpat adalah jejeran motor-motor. Di sini juga ada fasilitas kamar mandi, tapi pengunjung hanya bisa buang air kecil.

yahoo groups

Yahoo Groups Bakal Ditutup Desember 2020 Setelah Bertahan Selama 19 Tahun

game virtual reality

Cara Mengatasi “Mabuk” Setelah Bermain Game Virtual Reality