in

Waspada! 7 Pekerjaan Ini Berpotensi Tingkatkan Risiko Penyakit Kanker

risiko penyakit kanker
Foto: Pexels

Ngobrolin.id — Tahukah kamu? Menurut laporan American Cancer Society, beberapa pekerjaan bisa meningkatkan risiko penyakit kanker. Perbedaan dari paparan berbagai jenis radiasi, sinar matahari atau ritme sirkadian yang berantakan menjadi beberapa alasan yang bisa meningkatkan risiko. Apa sajakah pekerjaan yang dimaksud itu?

  1. Pekerja konstruksi

Salah satu tipe kanker yang paling umum dialami pekerja konstruksi adalah kanker kulit. Terpapar sinar matahari dalam waktu lama bisa merusak kulit dan meningkatkan risiko kanker. Mesothelomia atau kanker yang berdampak pada paru-paru juga menjadi tipe kanker umum bagi pekerja konstruksi. Ini disebabkan oleh menghirup asbes, biasanya terjadi pada pekerja industri di bidang asbes.

  1. Pekerja pabrik karet

Pekerja pabrik karet berisiko terkena kanker perut, paru-paru, dan kandung kemih karena banyak terekspos bahan kimia, uap kimia, debu, hingga produk sampingan lainnya. Menurut laporan yang dikembangkan oleh Center for Disease Control and Prevention, orang yang bekerja di industri ini juga rentan terhadap leukemia dan limfoma.

  1. Petani

Menurut sebuah studi yang meneliti dampak pertanian terhadap risiko perkembangan kanker pada wanita, pekerjaan di bidang agrikultur memiliki risiko kanker 35 persen lebih tinggi. Prevalensi kanker paru-paru karena paparan knalpot mesin, pestisida, pupuk, dan elemen kimia lainnya yang berlebih juga meningkatkan risiko limfoma, leukemia, dan beberapa kanker lainnya.

  1. Penata rambut

Menurut National Cancer Institute, individu yang bekerja di industri tata rambut terlalu banyak terekspos bahan kimia dari pewarna rambut. Kondisi ini pada jangka panjang bisa memicu kanker kandung kemih, laring, dan paru-paru.

  1. Industri kecantikan

Sejumlah studi dan laporan menemukan risiko kanker pada para pekerja di industri kecantikan, seperti pekerja manikur dan pedikur. Limfoma dan mieloma adalah jenis kanker paling umum yang dialami pekerja di bidang ini. Hal itu disebabkan oleh paparan bahan kimia berlebih dari produk yang digunakan untuk mengecat, membersihkan, dan menguatkan kuku. Formalin dan titanium dioksida yang digunakan untuk kutek dan serbuk yang terhirup juga bisa menurunkan imunitas seseorang.

  1. Kru penerbangan

Paparan sinar ultraviolet dan radiasi kosmik berlebih bisa menjadi penyebab kanker pada individu yang bekerja di ketinggian, seperti kru penerbangan. Tipe kanker paling umum yang dilaporkan adalah kanker kulit, yang berkembang sebagai mutasi sel pembawa pigmen kulit.

  1. Pekerja shift

Orang-orang yang bekerja di shift malam memiliki risiko pengembangan kanker karena gangguan yang disebabkan oleh ritme sirkadian. Ketika bekerja pada shift malam, siklus tidur tubuh dan fungsi normal tubuh kita terganggu. Kondisi ini meningkatkan risiko kanker payudara pada wanita dan risiko kanker paru-paru pada pria serta peningkatan risiko kematian akibat penyakit jantung dan penyakit pembuluh darah.

Novel Tentang Kamu

Tere Liye: Tentang Kamu, Tentang Hidup, dan Tentang Berjuang

bijak dalam mengelola keuangan

Milenial Harus Bijak dalam Mengelola Keuangan, Ini Alasannya!