in ,

Waspada, Asap Rokok yang Menempel di Baju Bisa Picu Pneumonia pada Balita

Pneumonia pada balita
Foto: Pixabay

Ngobrolin.id — Tahukah kamu? Asap rokok yang menempel di baju masih akan berbahaya ketika terhirup, sekalipun rokok sudah diisap beberapa jam lalu. Parahnya, asap rokok yang melekat pada pakaian dan badan dapat memicu timbulnya pneumonia pada balita.

Pneumonia merupakan infeksi paru-paru yang disebabkan oleh bakteri, jamur, dan virus. Sering disebut juga sebagai penyakit multifaktorial yang mengakibatkan sesak hingga kematian pada balita.

Secondhand smoke lebih membahayakan anak daripada orang dewasa,” ujar praktisi kesehatan anak Achmad Rafli di Jakarta, dikutip dari Antara.

Penelitian terbaru dari beberapa dokter anak menunjukkan balita dapat menjadi perokok pasif yang membuatnya kerap mengalami batuk dan pilek berulang-ulang.

“Ini yang perlu kita edukasi untuk orangtua, bukan asap yang keluar dari mulut perokok yang berbahaya, tetapi asap rokok yang menempel di tubuh perokok itu yang sangat berbahaya,” ujar Achmad.

Menurut dia, pneumonia pada balita dan dewasa berbeda. Pada balita konsepnya infeksi pada saluran napas atas atau bawah akan berhubungan terlebih infeksi pada jalur alveolidan bronceolus. Selain asap rokok, penyebab lain pneumonia antara lain gizi buruk dan penyakit jantung bawaan dari orangtuanya.

Achmad menjelaskan gejala yang paling mudah ditemui pada balita yang terkena pneumonia ringan adalah sesak napas atau gangguan saat pengambilan oksigen dari paru-paru, hingga demam.

Bagaimana jika anak sudah mengalami gejala pneumonia? Achmad mengungkapkan, sebagai pertolongan pertama, orangtua bisa melonggarkan pakaian anak sehingga mereka bisa bernapas lebih lega.

Achmad mengungkapkan bahwa orangtua sebaiknya menghindari memberikan obat-obatan tradisional atau obat herbal secara sembarangan.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat penyakit pneumonia pada balita menduduki peringkat kedua sebagai penyakit menular setelah diare. Pada 2018 tercatat 42.305 balita ditemukan dan ditangani dengan diagnosis pneumonia. Persentasenya sebesar 95,53 persen dari 44.285 balita yang diperkirakan sebagai penderita yang tersebar di enam kabupaten/kota.

cara penggunaan minyak argan

Begini Cara Penggunaan Minyak Argan Bagi Rambut

fakta tentang komedo

Mitos dan Fakta tentang Komedo