in

Waspadai Komplikasi Batuk Pilek Ini

penyakit batuk pilek
Foto: pixabay

Ngobrolin.id — Walaupun terdengar sepele, penyakit batuk pilek ternyata bisa sangat berbahaya, lho. Terutama jika penderita mengalami gangguan sistem imun, penyakit batuk pilek bisa menimbulkan berbagai komplikasi. Wajib waspada, nih, jika sudah 10 hari namun batuk pilek tidak juga reda.

Otitis media

Penyakit ini juga dikenal sebagai infeksi telinga bagian tengah. Batuk pilek bisa menyebabkan penumpukan cairan pada ruang di belakang selaput gendang telinga. Jika terjadi terus menerus, hal itu bisa menyebabkan infeksi bakteri atau virus.

Otitis media lebih mudah diderita oleh anak-anak. Penyakit ini ditandai dengan berbagai gejala antara lain nyeri telinga, susah tidur, dan keluarnya cairan dari hidung berwarna kuning atau hijau.

Asma

Jika seseorang memiliki riwayat asma, penyakit batuk pilek juga bisa menimbulkan asma, lho. Gejala ini biasa dialami oleh anak-anak. Asma biasanya ditandai dengan sesak napas dan mengi atau bengek.

Jika sudah terjadi serangan asma, penderita disarankan untuk segera mengonsumsi obat asma. Sebaiknya, penderita juga menghubungi dan berkonsultasi dengan dokter. Istirahat yang cukup juga dianjurkan jika seseorang terkena asma.

Sinusitis

Penyakit sinusitis bisa menimbulkan nyeri pada bagian wajah, batuk, demam, sakit kepala, tenggorokan kering, dan kehilangan kemampuan mengecap dan membaui. Penyakit inflamasi pada dinding sinus ini bisa diobati dengan resep dokter, yaitu menggunakan antibiotik dan dekongestan.

Bronkitis

Penyakit ini muncul karena iritasi pada lapisan cabang batang tenggorokan yag disebut bronkus. Gejala penyakit ini dapat ditandai dengan sesak napas, batuk berdahak, demam, menggigil, dan lemas.

Pneunomia

Pneunomia biasa juga disebut sebagai peradangan paru-paru. Gejala yang muncul jika penderita mengalami pneunomia antara lain sesak napas, batuk berdahak, demam tinggi, serta nyeri pada dada.

Penyakit ini sendiri bisa diakibatkan oleh beberapa faktor. Ada pneunomia yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumoniae ataupun Chlamydophila pneunomia. Ada pula pneunomia yang disebabkan oleh virus, jamur, ataupun mikoplasma.

Bronkiolitis

Penyakit ini merupakan peradangan pada bronkiolus, yaitu saluran udara yang merupakan percabangan pada bronkus. Penyakit bronkiolitis lebih sering terjadi pada anak-anak yang berusia kurang dari dua tahun. Gejala yang ditimbulkan antara lain sesak napas, kulit membiru, sulit menelan, serta mengi atau bengek.

 

 

cara atur WhatsApp

Supaya Tak Mudah Dimasukkan Grup, Begini Cara Atur WhatsApp Milikmu

elang jawa di Taman Nasional

Psst… Ditemukan Anak Elang Jawa di Taman Nasional!